Dirgayuza Setiawan Putra Dari Dokter Boyke Setiawan, Ungkap Arsip Proposal Prabowo untuk Dirikan SMA Taruna Nusantara Tahun 1988

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Rabu, 11 September 2024 | 15:57 WIB
Proposal SMA Taruna Nusantara  (Sumber: Dok. Dirgayuza Setiawan)
Proposal SMA Taruna Nusantara (Sumber: Dok. Dirgayuza Setiawan)


INSIBERNEWS, Jakarta - Sedikit orang tahu jika Prabowo Subianto Presiden terpilih 2024-2029, berperan dalam pendirian SMA Taruna Nusantara, yang menjadi SMA unggulan Tanah Air saat ini.

Putra dari almarhum Dr. dr. Boyke Setiawan, yang merupakan orang kepercayaan Prabowo, mengungkap proposal pendirian SMA Taruna Nusantara yang dibuat oleh Prabowo dan Boyke tahun 1988 yang masih tersimpan di lemari almarhum sang Ayah.

Proposal tersebut diajukan oleh Prabowo kepada Menhankam dan presiden pada kala itu.

Baca Juga: Peringati Hari Radio Nasional, Ini Perbedaan Radio dengan Podcast di Era Digital Saat Ini

“Karena SMA Taruna Nusantara sedang _trending topic_, saya mau cerita kisah menarik. Bulan Februari lalu, pak @prabowo tiba-tiba minta saya cek arsip almarhum ayah saya: “Yuza, tolong carikan proposal saya dulu ke Presiden dan Menhankam untuk mendirikan SMA TN. Ayah kamu simpan.”, tulis Dirgayuza Setiawan dalam unggahan Instagram story akun _@dirgayuza_, Selasa (10/9).

“Setelah saya cari-cari di lemari Ayah saya, ketemu juga dokumen yang dicari,” sambungnya.

Dirgayuza turut mengunggah sejumlah foto dari isi proposal itu, mulai dari sketsa awal SMA Taruna Nusantara; daftar isi; kata pengantar; hingga timeline pembangunan SMA TN 1988-1990.

Proposal SMA Taruna Nusantara (Sumber: Dok. Dirgayuza Setiawan)

Baca Juga: Cagub Berlomba-lomba Curi Hati Jakmania Jelang Pilkada Jakarta, Begini Caranya!

Pada bagian kata pengantar proposal tersebut dituliskan oleh Prabowo dan timnya bahwa pendirian SMA Taruna Nusantara salah satunya dilatarbelakangi oleh kesadaran dan panggilan jiwa untuk membangun bangsa serta mengisi kemerdekaan Indonesia.

Proposal SMA Taruna Nusantara (Sumber: Dok. Dirgayuza Setiawan)

“Ide penulisan ini lahir dari jiwa yang terpanggil untuk turut serta memberikan urunan dalam mengisi kemerdekaan dengan pembangunan. Dengan bertambahnya usia kemerdekaan negara ini, semakin berat dan terjal tantangan-tantangan yang akan dihadapi,” demikian tertulis dalam kata pengantar proposal tersebut.

Salah satu langkah untuk membangun bangsa ini yaitu melalui sektor pendidikan, khususnya yang berfokus pada penguasaan sains dan teknologi secara tepat.

Baca Juga: Ramai Polemik Akun Fufufafa, Menkominfo: Bukan Punya Gibran

Indonesia, disebutkan dalam proposal tersebut, memiliki beragam kekayaan dan memiliki tunas-tunas bangsa dengan kemampuan serta bakat yang unggul, “sungguh merupakan suatu kelalaian apabila potensi unggul tersebut kita sia-siakan dengan jalan tidak memberinya kesempatan pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan bakat dan kemampuannya yang unggul tersebut”.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X