“Apa yang saya sesali? Yang saya sesali adalah aspirasi warga kampung-kampung miskin kota, rakyat miskin kota, yang berdatangan ke rumah ini, di tempat sini setelah selesai Pilpres kemarin bergantian berombongan datang,” ujar Anies Baswedan.
Anies Baswedan menjadi Gubernur Jakarta pada periode 2017-2022, yang artinya sudah hampir 2 tahun warga Jakarta tidak dipimpin oleh Anies.
Baca Juga: Tuai Kritik! Negara Bisnis e-Materai ke Pelamar CPNS melalui Peruri
Dalam waktu kepemimpinan Gubernur yang menggantikan Anies, warga miskin kota mengaku tidak mendapatkan kondisi sebaik yang dirasakan pada saat kepemimpinan Anies Baswedan.
Dari mulai pembenahan kampung-kampung kumuh hingga perbaikan kondisi ekonomi warga miskin kota.
Karena pada kepemimpinan Anies Baswedan, meningkatkan kesejahteraan warga miskin kota merupakan salah satu program yang sangat difokuskan.
Baca Juga: Miris! Rawat Landak Jawa Karena Iba, Nyoman Sukena Justru Jadi Terdakwa
“Menyampaikan keinginan, aspirasi. Pak tolong kembalikan kondisi yang kemarin kita rasakan. Satu setengah tahun ini hilang,” ucap Anies Baswedan.
“Dari mulai usaha untuk perbaikan kampung-kampung kumuh, perbaikan kondisi ekonomi mereka yang selama itu kami selalu dijadikan fokus perhatikan,” lanjutnya.***
Artikel Terkait
Fenomena Tingginya Kotak Kosong di Pilkada, Anies Baswedan : Dikendalikan dengan Kakuasaan!
Dinilai Playing Victim Ketika Gagal Maju Pilkada Jakarta, Anies Baswedan Singgung Hilangnya Kedaulatan Partai
Panas! Anies Baswedan Ungkap Bobroknya KIM Plus dalam Pilkada, Apa Itu?
Anies Baswedan Gagal Maju di Pilkada Jakarta, Warga Kampung Bayam : yang Sakit Hati Rakyat!
Warga Miskin Kota Ngotot Anies Baswedan untuk Bisa Jadi Gubernur Jakarta Lagi, Kenapa?