Dalam hal ini masyarakat yang menginginkan Anies Baswedan untuk maju ke Pilkada Jakarta menjadi Cagub.
Nasdem sendiri memilih untuk bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju (KIM) yang mengusung Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta.
Baca Juga: Sudah Tahu? BI Akan Denda Rp200 Juta Jika Pedagang Tolak Pembayaran Tunai
Nasdem lebih memilih meninggalkan Anies Baswedan dan turut serta mendukung Ridwan Kamil.
Maka merupakan hal yang menarik ketika Anies Baswedan masih mau datang dalam acara Nasdem.
“Padahal kalau kita lihat ya berarti Nasdem massanya menginginkan Anies sebagai Calon Gubernur ya, bukan Ridwan Kamil. Tapi untung Anies berbesar hati mau datang ke partai Nasdem,” ungkap Refly Harun.
Baca Juga: Tersandung Kasus TPPU, Harvey Moeis Terlihat Klimis Saat Hadiri Sidang Perdana
Diketahui bahwa dari sejumlah lembaga survei, elektabilitas Anies Baswedan lebih unggul dibandingkan dengan Ridwan Kamil.
Namun Anies Baswedan merupakan oposisi sehingga kesulitan mendapatkan dukungan.
Anies bahkan terancam tidak bisa maju ke Pilkada Jakarta saat DPR menentukan ambang batas pencalonan.
Baca Juga: Ridwan Kamil Akui Cuitannya Sering Sindir Pemerintah: Saya Julid
Namun dengan adanya putusan MK mengenai UU Pilkada maka Anies Baswedan kembali memiliki peluang untuk maju ke Pilkada Jakarta.
Tidak menutup kemungkinan bahwa Nasdem akan kembali mendukung Anies Baswedan di saat saat terakhir pendaftaran Pilkada Jakarta.***
Artikel Terkait
Kacaunya Pilkada Jakarta, KTP Keluarga Anies Baswedan Tiba-tiba Masuk Daftar Pendukung Dharma Pongrekun
Blunder! Manipulasi Politik di Pilkada Jakarta Lakukan Kesalahan Fatal hingga Ketahuan Anies Baswedan
Terbaru! Anies Baswedan Bisa Maju Pilkada Jakarta dengan Keputusan Baru dari MK
Semakin Sengit! Anies Baswedan dan PDIP Siapkan Kejutan untuk Kalahkan Ridwan Kamil di Pilkada Jakarta
Partai Buruh Usung Anies Baswedan dalam Pilkada dengan Ahok Sebagai Salah Satu Kandidat Cawagub