INSIBERNEWS - Puan Maharani sebagai Ketua DPR RI menyinggung soal Negara Indonesia yang bukan hanya milih golongan tertentu saja.
Sindiran tersebut disampaikan oleh Puan Maharani dalam Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara, Jakarta (16/8/2024).
Dalam kesempatan tersebut Puan Maharani menyampaikan bahwa demokrasi yang benar adalah kekuasaan yang dapat mengatur bangsa dan negara.
Kemudian dapat memberikan rakyat kehidupan yang sejahtera serta keadilan.
Namun tidak bisa dipungkiri bahwa demokrasi bisa bergerak ke arah yang berbeda, ke arah yang salah, karena tidak menjalankan kedaulatan rakyat.
Salah kaprah politik sering kali muncul ketika kekuasaan digunakan untuk kepentingan pribadi.
Fenomena ini merujuk pada tindakan politisi atau pejabat publik yang menyalahgunakan jabatan mereka untuk keuntungan pribadi atau kelompok tertentu, bukannya untuk kepentingan umum.
Contoh klasik dari penyalahgunaan ini adalah penggunaan dana publik untuk proyek-proyek yang tidak relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Selain itu juga penunjukan posisi jabatan yang tidak berdasarkan meritokrasi, tetapi berdasarkan hubungan pribadi atau afiliasi politik.
Penyalahgunaan kekuasaan semacam ini merusak kepercayaan publik terhadap institusi dan proses demokrasi.
Artikel Terkait
Kementerian Agama Rapat Bersama Komisi VIII DPR RI Bahas Rencana Kerja dan Anggaran Tahun 2025
Anggota DPR Anita Jacoba Marah-Marah Hingga Gebrak Meja saat Rapat Bareng Nadiem Makarim, Singgung KPK
Komisi IX DPR RI: BPJS Kesehatan masih Banyak PR, Penerapan Program Kelas Rawat Inap Standar (KRIS) Dievaluasi atau Ditunda Dulu!
Tak Hanya Jokowi, Megawati dan Puan Maharani Datang ke Pernikahan Thariq dan Aaliyah Massaid
Puteri Komarudin Anggota Komisi XI DPR RI Sampaikan Strategi Pemanfaatan Dana desa Dan Potensi Desa Purwakarta