Penuhi Kebutuhan Daging Dalam Negeri, Pemkab Purwakarta Jalankan Program SIKOMANDAN

Photo Author
Saepurohman., Insibernews
- Jumat, 16 Agustus 2024 | 12:27 WIB
Foto ternak sapi program  sikomandan Diskanak purwakakarta. (Dok.diskanak.pwk)
Foto ternak sapi program sikomandan Diskanak purwakakarta. (Dok.diskanak.pwk)

"Kelahiran ternak melalui inseminasi buatan ditempuh untuk percepatan peningkatan populasi ternak. Melalui program itu juga mampu diproduksi ternak-ternak berkualitas," ujar Ida.

Inseminasi Buatan (IB) merupakan kawin suntik dengan cara memasukan mani atau sperma (spermatozoa) dari sapi jantan kedalam saluran kelamin sapi betina.

Baca Juga: Kukuhkan 52 Paskibra 2024, Ini Pesan Motivasi Pj Bupati Purwakarta Beni Irwan

Penerapan inseminasi buatan terhadap ternak sapi dan kerbau, dilaksanakan terhadap berbagai peternakan rakyat yang ada di 17 kecamatan diseluruh Kabupaten Purwakarta.

"Kawin suntik inseminasi buatan dilakukan secara gratis untuk peternak yang ada di Purwakarta. Penyuntikan dilakukan pada betina produktif usia 15-18 bulan dalam keadaan dewasa yang sehat. Penyuntikan dilakukan menggunakan sperma jantan berkualitas agar hasilnya juga berkualitas," jelas Ida.

Rangkul Peternakan Rakyat

Menurut Ida, program SIKOMANDAN dibuat didasari oleh keinginan pemerintah untuk memenuhi kebutuhan daging dalam negeri dengan merangkul usaha peternakan rakyat, selain untuk mengurangi pasokan impor secara bertahap.

Baca Juga: Ratusan Personel Polisi Polres Purwakarta Dites Urin, Ini hasilnya

"Apalagi sapi potong dan kerbau merupakan salah satu sumber protein hewani yang sangat diminati masyarakat yang sebagian besar diusahakan dalam skala kecil atau sebagai usaha sambilan yang menguntungkan," papar Ida. 

Halaman:

Editor: Taufik RM

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X