Istilah ini mulai populer pada akhir abad ke-20 dan awal abad ke-21, terutama setelah peristiwa besar seperti serangan teroris 11 September 2001 di Amerika Serikat.
Fenomena ini sering kali ditandai dengan stereotip negatif, diskriminasi, dan kekerasan terhadap orang yang dianggap Muslim.
Islamofobia bisa muncul dalam berbagai bentuk, mulai dari komentar dan perilaku yang merendahkan hingga kebijakan yang mendiskriminasi.
Media massa dan platform digital sering kali berperan dalam memperburuk situasi dengan menampilkan citra yang merugikan dan menyebarkan informasi yang salah tentang Islam dan umat Muslim.
Konsekuensinya, umat Muslim sering kali menghadapi kesulitan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam bentuk penolakan sosial, kesulitan dalam memperoleh pekerjaan, maupun perlakuan yang tidak adil.
Baca Juga: Mundur Dari Ketua Umum Golkar, Posisi Menteri Perekonomian Airlangga Hartarto Juga Terancam?
Selanjutnya, dalam surat pernyataan sikap FPI juga menuntut agar BPIP dibubarkan.
Hal tersebut disebabkan karena BPIP telah mengambil keputusan yang bertentangan dengan tugas pokok dan fungsinya.***
Artikel Terkait
Prabowo Ungkap Langsung Dinas di IKN Usai Dilantik Nanti : Presiden ya Di Ibu Kota!
Warganet Mencibir, Istana Garuda IKN Seperti Istana Kelelawar
Istimewa! Sidang Kabinet Paripurna Pertama di IKN Bahas Serius Evaluasi Pemerintah
Kontroversi LARANGAN BERHIJAB 18 Paskibraka Nasional di IKN Termasuk Utusan Aceh, Ketua BPKK PKS: Merupakan Kemunduran!
Paskibraka Nasional Asal Aceh Harus Lepas Hijab, PJ Gubernur Serambi Mekkah: Hargai Kekhususan Aceh!