INSIBERNEWS - Deputi Pengendalian Pembangunan Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Thomas Umbu Pati Tena Bolodadi, angkat bicara terkait kritikan warganet yang menilai Istana Garuda mirip Istana Kelelawar.
Seperti diketahui, warganet akhir-akhir ini ramai mencibir terkait bentuk Istana Garuda di Ibu Kota Nusantara (IKN) dianggap mirip istana kelelawar lantaran berwarna hitam.
Sejumlah netizen Indonesia menilai, penampakannya saat ini, tidak sesuai dengan desain awal yang mestinya berwarna hijau.
Baca Juga: Kartika Putri Putuskan Bercadar, Tak Mau Syuting Lagi
Menanggapi hal tersebut, Thomas saat melakukan diskusi di Balai Senat Universitas Gadjah Mada, mengaku proses oksidasi Istana Garuda membutuhkan waktu maksimal 2 tahun untuk berubah menjadi hijau.
Selanjutnya, Ia berjanji akan mengundurkan diri jika Istana Garuda tidak sesuai dengan desain awal, karena sang arsitek istana Garuda IKN I Nyoman Nuarta sudah memprediksi hal tersebut berdasarkan keahliannya.
Baca Juga: Calon Pelamar! Bank Indonesia Buka Lowongan, Ini Cara Daftar dan Syaratnya
"Nanti kalau ada isu terkait dengan IKN yang tadi mengatakan bahwa Garuda hitam enggak usah khawatir, 2 tahun oksidasi selesai akan menjadi hijau, itu konsep greennya IKN," tuturnya dikutip Akurat Banten dari YouTube Metro TV, pada Minggu, (11/08/2024).
Artikel Terkait
Jokowi Ajak Warga SIngapura untuk Tinggal di IKN, Kok Bisa?
Jelang Upacara HUT RI di IKN, Inilah Jalur Kirab Bendera dan Teks Proklamasi
Desain Istana Garuda di IKN Dituding Mistis, Nyoman Nuarta Berikan Respon Menohok!
Bukan Mistis! Desain Istana Garuda IKN Rancangan Nyoman Nuarta Miliki Makna Memeluk untuk Melindungi
Prabowo Ungkap Langsung Dinas di IKN Usai Dilantik Nanti : Presiden ya Di Ibu Kota!