Taktik Licik Penguasa Kembali Diluncurkan pada Pilkada Jakarta 2024, Apa Itu?

Photo Author
Awit Wiarni, Insibernews
- Selasa, 13 Agustus 2024 | 14:13 WIB
Kembali terjadi, upaya memenangkan Calon Gubernur yang diusung penguasa (YouTube Refly Harun)
Kembali terjadi, upaya memenangkan Calon Gubernur yang diusung penguasa (YouTube Refly Harun)

 

INSIBERNEWS - Kotak kosong yang diisukan akan menjadi lawan Ridwan Kamil dalam Pilkada Jakarta 2024 akan digantikan dengan lawan boneka.

Yang dimaksud lawan boneka merupakan lawan yang dengan sengaja diciptakan agar calon yang diusung oleh penguasa pad Pilkada Jakarta 2024 tidak melawan kotak kosong.

Karena dikhawatirkan apabila dalam Pilkada Jakarta 2024 melawan kotak kosong maka ada kemungkinan justru kotak kosong yang akan menang.

Baca Juga: Pilkada 2024 DKI Jakarta Tak Jadi Lawan Kotak Kosong, Istana Siapkan Lawan Boneka?

Oleh karena itu diciptakanlah lawan yang lebih lemah agar calon yang diusung oleh penguasa dapat menang yang dalam hal ini adalah Ridwan Kamil.

Dikutip INSIBERNEWS dari kanal YouTube Refly Harun (13/8/2024), diunggah video pembahasan mengenai Pilkada 2024 DKI Jakarta.

Video tersebut diberi judul KELICIKAN YANG SEMPURNA! RK & KIM PLUS TAK LAWAN KOTAK KOSONG! ISTANA SIAPKAN LAWAN ‘BONEKA’!

Baca Juga: Mengapa Infeksi Mata Bisa Menular Cepat: Faktor dan Cara Pencegahannya

Dalam pembahasannya, Refly Harun yang merupakan Pakar Hukum Tata Negara menjelaskan bahwa penguasa dengan sengaja meloloskan calon independen yang akan menjadi lawan boneka.

“Taktik lama dipakai, yaitu lawan Koko (kotak kosong) dihindari kemudian calon independen akan dimenangkan. Bukan dimenangkan, diloloskan ya,” ungkap Refly Harun.

Refly Harun mengungkapkan bahwa sebenarnya taktik ini sudah pernah diterapkan sebelumnya, yaitu pada saat Gibran Rakabuming mencalonkan diri menjadi Walikota Solo.

Baca Juga: Coba Dengarkan Lagu-lagu dari Penyanyi Lawas Ini, Ternyata Masih Enak Didengar!

“Nah rupanya seperti di Solo, Pilwak (pilihan walikota) ketika Gibran maju 2020-2021, maka seandainya lawan kotak kosong jangan-jangan menang kotak kosong seperti di Makassar,” kata Refly Harun.

Halaman:

Editor: Awit Wiarni

Sumber: Youtube

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X