PDIP Dapat Laporan Anies Baswedan Kembali Dijegal, Kali Ini di Pilkada 2024

Photo Author
Awit Wiarni, Insibernews
- Jumat, 9 Agustus 2024 | 08:15 WIB
Karier Anies Baswedan di dunia politik kembali dijegal (Instagram @aniesbaswedan)
Karier Anies Baswedan di dunia politik kembali dijegal (Instagram @aniesbaswedan)

INSIBERNEWS - Perjalanan Anies Baswedan dalam dunia politik memang tidak mudah, mulai dari pemilihan Presiden dan kini pada PIlkada 2024.

Saat Anies Baswedan mencalonkan diri sebagai Capres 2024 ada upaya penjegalan untuk menggagalkannya.

Kali ini saat Anies Baswedan akan mengikuti Pilkada 2024 sebagai Calon Gubernur DKI Jakarta, kembali terdengar rumor bahwa ada manipulasi politik untuk menggagalkan pencalonan Anies.

Baca Juga: Upacara 17 Agustus 2024: Jokowi dan Prabowo di IKN, Maruf Amin dan Gibran di Istana Merdeka Jakarta

Rumor tersebut bermula dari PKS yang sebelumnya akan mengusung Anies dalam Pilkada 2024 kemudian memunculkan sinyal bahwa akan menarik dukungannya.

Dilansir INSIBERNEWS dari akun Instagram @narasinewsroom (9/8/2024), Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima laporan adanya penjegalan terhadap Anies Baswedan.

Mendengar laporan tersebut, Hasto Kristiyanto menyimpulkan bahwa demokrasi Indonesia sedang tidak baik-baik saja karena ketika ada oposisi maka akan ada tindakan untuk menggagalkan.

Baca Juga: Jangan Lewatkan! Ini Link dan Cara Daftar jadi Peserta Upacara 17 Agustus 2024 di Istana Merdeka Jakarta dan IKN

“Ya kalau kita menerima laporan memang ada upaya-upaya untuk mengganjal pencalonan Anies Baswedan,” ungkap Hasto Kristiyanto.

“Dan siapapun yang oleh proses yang seharusnya demokratis tetapi ada upaya-upaya untuk mengganjal calon-calon tertentu itu kehidupan demokrasi kita tidak sehat,” lanjutnya.

Anies Baswedan selama ini memang dikenal sebagai oposisi. Oposisi dalam politik merujuk pada partai atau kelompok yang tidak mendukung pemerintah yang sedang berkuasa.

Baca Juga: Kementerian PUPR Bocorkan Tampilan Rumah Susun untuk ASN di IKN, Nyaman Banget!

Fungsi utama oposisi adalah menyediakan alternatif kebijakan, mengawasi dan menilai kinerja pemerintah, serta memastikan adanya keseimbangan kekuasaan.

Halaman:

Editor: Awit Wiarni

Sumber: Instagram

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X