Menurutnya, kondisi tersebut justru memberikan dampak terhadap masyarakat, terutama terhadap kesehatan anak-anak dan warga yang berada di wilayah terdampak.
“Kabut asap ini berdampak ke masyarakat, terutama kesehatan anak-anak dan warga kita. Jadi, tidak ada maksud saya untuk mengatakan bahwa saya senang atau menikmati kondisi seperti ini. Sama sekali tidak,” katanya.
Ia kemudian menjelaskan konteks dari pernyataannya. Dewa menyebut seorang pemimpin harus mampu menjaga ketenangan ketika menghadapi situasi sulit agar tidak mengambil keputusan secara terburu-buru.
Baca Juga: Polisi Ungkap Dugaan Penyebab 15 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang
“Yang saya maksud, dalam menghadapi situasi seperti ini, seorang pemimpin harus tetap tenang, jangan ikut panik, supaya bisa berpikir dan mengambil keputusan dengan baik,” jelasnya.
Meski demikian, Dewa mengakui penggunaan kata tersebut kurang tepat sehingga menimbulkan persepsi berbeda di tengah masyarakat.
Ia pun kembali meminta maaf dan memastikan Pemkot Palembang akan terus berupaya menangani persoalan kabut asap serta melindungi warga.
“Tapi saya akui, mungkin pilihan kata saya kurang tepat. Untuk itu saya mohon maaf. Yang jelas, saya tetap peduli dan kami di Pemerintah Kota Palembang akan terus bekerja untuk menangani persoalan ini dan melindungi masyarakat,” tegasnya.
Sebelumnya, dalam video yang beredar luas, Ratu Dewa ditanya wartawan mengenai kondisi kabut asap dan apakah dirinya mengalami sesak napas akibat kualitas udara di Palembang.
Pernyataan itu disampaikan ketika Dewa ditemui di Griya Agung Palembang pada Senin, 5 Oktober 2026.
“Kalau saya sebenarnya sampai sekarang tidak ya, karena mungkin saya enjoy-enjoy saja, terus aktivitas olahraga masih rutin. Tapi banyak yang mengeluh ke saya begitu,” ujar Dewa dalam video tersebut.
Pernyataan itulah yang kemudian menjadi sorotan dan memicu kritik masyarakat di tengah keluhan mengenai kabut asap yang masih dirasakan warga Palembang. ***
Artikel Terkait
Heboh Surat Usul Pemakzulan Gibran Bawa Nama Tonny Tesar, NasDem Buka Suara
Kecelakaan Maut di Palmerah, Minibus Hilang Kendali hingga Tewaskan 1 Orang
Selamat Tinggal Lulus Otomatis, Mendikdasmen Siap Berlakukan Lagi Aturan Tinggal Kelas di 2027
Kasus Ijazah Gibran Kembali Panas, Bambang Widjojanto Endus Operasi Senyap KPU
Rais Aam NU Disorot Dugaan Politik Uang, Sebenarnya Apa Peran Jabatan Ini?
Polisi Ungkap Dugaan Penyebab 15 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Tol Cipularang