Terseret Arus Sungai Ciliwung, Remaja 18 Tahun Ditemukan Tewas Usai 3 Hari Pencarian

Photo Author
- Kamis, 8 Oktober 2026 | 14:02 WIB
Ilustrasi tenggelam  (Freepik )
Ilustrasi tenggelam (Freepik )

INSIBERNEWS - Operasi pencarian selama tiga hari di aliran Sungai Ciliwung akhirnya berujung duka. Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah Haikal Hafiz Ramadhan (18), pemuda asal Kelurahan Bidara Cina, Jatinegara, yang dilaporkan hilang ditelan derasnya arus sungai.

Jasad malang tersebut berhasil ditemukan pada Kamis (8/10/2026) pagi setelah petugas melakukan serangkaian penyisiran yang intensif.

"Alhamdulillah korban ditemukan pada hari ketiga pencarian dengan radius sekitar 3,3 kilometer dari lokasi kejadian," terang Kepala Satuan Tugas Penanggulangan Bencana Kota Jakarta Timur, Rangga Bima Setiawan, saat mengonfirmasi penemuan jasad tersebut pada pukul 06.10 WIB.

Baca Juga: Heboh Surat Usul Pemakzulan Gibran Bawa Nama Tonny Tesar, NasDem Buka Suara

Petaka ini bermula pada Selasa (6/10/2026) ketika sang ayah, Wargono (52), yang tengah beristirahat mendadak dikejutkan oleh jeritan minta tolong.

Menyadari putranya dalam bahaya, ia langsung berlari ke arah sungai dan berusaha sekuat tenaga menarik korban yang saat itu memakai kaus hitam serta celana pendek kuning.

Sayangnya, derasnya debit air Ciliwung membuat upaya penyelamatan tersebut gagal total hingga sang anak hilang tenggelam.

Menerima laporan warga, regu penyelamat langsung turun ke lokasi pada Selasa malam sekitar pukul 23.45 WIB. Upaya evakuasi awal difokuskan melalui pemantauan darat dan penyisiran perairan di sekitar titik tenggelamnya korban.

Baca Juga: Dewi Sukarno Didenda Rp22,5 Juta, Kasus Kekerasan terhadap Mantan Asisten Terungkap

Menginjak dini hari, petugas bahkan sempat mengerahkan metode jangkar dengan harapan dapat mengait dan mendeteksi tubuh pemuda itu di dasar sungai.

Lantaran pencarian hingga pukul 01.45 WIB nihil hasil, operasi ditarik mundur sementara demi keselamatan tim dan baru dilanjutkan kembali pada Rabu pagi.

Demi memaksimalkan pencarian, personel SAR gabungan dibagi menjadi dua kelompok Search and Rescue Unit (SRU) yang melibatkan unsur BPBD, pemadam kebakaran, SAR Brimob, kepolisian, hingga warga sipil guna menyapu area sungai yang lebih luas.

Baca Juga: Menanti Ketukan Palu, MK Gelar Sidang Putusan Sengketa Pendidikan Gibran Malam Ini

Begitu berhasil ditemukan dan diangkat dari permukaan air pada hari ketiga, jenazah korban langsung dievakuasi oleh para relawan.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.
Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X