INSIBERNEWS — Jabatan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) kembali menjadi perhatian setelah muncul laporan dugaan politik uang yang disebut berkaitan dengan proses pemilihan jabatan tersebut dalam Muktamar NU ke-35.
Dugaan itu dilaporkan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Sekadau, Kalimantan Barat, kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
KPK telah membenarkan adanya laporan tersebut. Namun, laporan itu masih berada dalam tahap telaah sehingga belum dapat diartikan sebagai bukti bahwa dugaan politik uang dalam pemilihan Rais Aam telah terbukti.
Baca Juga: Kecelakaan Maut di Palmerah, Minibus Hilang Kendali hingga Tewaskan 1 Orang
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo juga menjelaskan bahwa tidak ada uang yang diserahkan oleh pihak pelapor kepada KPK dalam proses pengaduan tersebut.
Di tengah munculnya polemik tersebut, posisi Rais Aam menjadi perhatian karena jabatan ini memiliki kedudukan penting dalam struktur kepemimpinan NU.
Apa Itu Rais Aam NU?
Rais Aam merupakan pimpinan tertinggi dalam jajaran Syuriyah PBNU. Syuriyah sendiri merupakan salah satu unsur utama dalam struktur kepengurusan Nahdlatul Ulama yang memiliki tanggung jawab dalam urusan keagamaan sekaligus memberikan arahan dan pertimbangan terhadap berbagai persoalan organisasi.
Baca Juga: Terseret Arus Sungai Ciliwung, Remaja 18 Tahun Ditemukan Tewas Usai 3 Hari Pencarian
Secara umum, struktur PBNU terdiri atas dua unsur utama, yakni Syuriyah dan Tanfidziyah.
Syuriyah menjalankan fungsi kepemimpinan dalam bidang keagamaan dan memberikan pandangan terhadap berbagai persoalan strategis organisasi. Sementara itu, Tanfidziyah lebih berfokus pada pelaksanaan kebijakan serta program-program NU.
Karena memimpin Syuriyah, Rais Aam memiliki posisi strategis dalam menentukan arah keagamaan organisasi.
Baca Juga: Heboh Surat Usul Pemakzulan Gibran Bawa Nama Tonny Tesar, NasDem Buka Suara
Rais Aam juga memberikan pandangan dan pertimbangan keagamaan terhadap persoalan yang dihadapi NU maupun masyarakat. Peran tersebut membuat jabatan Rais Aam memiliki karakter yang berbeda dengan Ketua Umum PBNU.
Bedanya Rais Aam dan Ketua Umum PBNU
Rais Aam dan Ketua Umum PBNU sama-sama berada dalam struktur kepemimpinan tertinggi NU, tetapi memiliki tugas yang berbeda.
Artikel Terkait
Polisi Tembak Mati Pembantai Satu Keluarga di Lampung yang Ternyata Buronan Kasus Pembunuhan Kakak di Tangerang
Heboh! Rumah Dinas TNI di Cijantung Disulap Jadi Sarang Judol, KSAD Maruli Siapkan Sanksi Berat
Malam Dingin Tapi Siang Gerah? Waspadai 5 Pemicu AC Mobil Kehilangan Tenaga
Kronologi Terbongkarnya Markas Judi Online di Rumah Dinas TNI Cijantung
Kecelakaan Maut di Palmerah, Minibus Hilang Kendali hingga Tewaskan 1 Orang
Selamat Tinggal Lulus Otomatis, Mendikdasmen Siap Berlakukan Lagi Aturan Tinggal Kelas di 2027
Kasus Ijazah Gibran Kembali Panas, Bambang Widjojanto Endus Operasi Senyap KPU