Keluarga Pantau Informasi dari Nelayan
Selain mengandalkan informasi dari tim SAR, keluarga korban juga terus mengikuti perkembangan pencarian yang dilakukan para nelayan di sekitar lokasi.
Desi menyebut sejumlah nelayan turut bergerak membantu pencarian. Keberadaan mereka dinilai penting karena nelayan memiliki pengetahuan mengenai kondisi dan karakteristik perairan di wilayah tersebut.
Informasi dari para nelayan pun menjadi salah satu perkembangan yang terus dipantau keluarga selama proses pencarian berlangsung.
Baca Juga: Tugu Monas Ditutup Sementara Mulai Hari Ini, Ini Alasannya
Keluarga berharap penyisiran dapat menjangkau wilayah yang sebelumnya belum tersentuh oleh tim pencarian. Mereka juga masih menunggu informasi terbaru dari Basarnas mengenai perkembangan operasi SAR.
Terkait dukungan pemerintah, Desi mengatakan keluarga korban telah berkomunikasi dengan pemerintah daerah.
Namun, hingga Jumat (11/9/2026), keluarga masih menanti kabar mengenai keberadaan delapan orang yang hilang kontak tersebut.
Di tengah pencarian yang memasuki hari kelima, keluarga dan rekan-rekan korban terus berharap operasi SAR membuahkan hasil. Mereka juga berharap seluruh korban dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat. ***
Artikel Terkait
KPK Bongkar Dugaan Korupsi Lahan Proyek Whoosh, Sejumlah Pihak Mulai Diperiksa
Terjadi Lagi! Dugaan Keracunan MBG di Blora, 137 Orang Alami Sakit Perut hingga Diare
Nekat Terobos Jalur Ilegal Saat Semeru Ditutup, 8 Pendaki Langsung Masuk Daftar Hitam
BNPB Pastikan Kesiapsiagaan Tsunami Banten Saat Anak Krakatau Kembali Erupsi, Warga Diminta Waspada
Gegara Puntung Rokok, Tumpukan Sampah di Belakang SMKN 61 Pulau Tidung Hangus Terbakar
Isak Tangis Pecah di Bandara El Tari, Wagub NTT Kutuk Keras Aksi Biadab KKB yang Bunuh 2 Warganya