Peringkat tersebut dinilai menjadi indikator bahwa investor global dan lembaga pemeringkat masih memandang kemampuan Indonesia dalam memenuhi kewajiban keuangannya berada dalam kondisi baik.
Purbaya menambahkan, apabila terdapat keraguan terhadap kemampuan pemerintah dalam mengelola maupun membayar utang, lembaga pemeringkat biasanya akan lebih dulu menurunkan prospek atau bahkan memangkas peringkat kredit negara.
Karena itu, ia menilai tidak ada alasan untuk meragukan ketahanan fiskal Indonesia saat ini. Pemerintah tetap berkomitmen menjaga keseimbangan antara pembiayaan pembangunan dan keberlanjutan fiskal agar utang negara tetap berada pada jalur yang sehat. ***
Artikel Terkait
Hilang Kendali di Treasury Tower SCBD, Mobil Listrik Nyelonong Hantam Kaca Gedung Sampai Hancur
Dijadikan Tersangka Oleh Polri, Febrie Ardiansyah Justru Masih Berstatus Saksi di Kejagung
Start Persiapan Haji 2027: Skema Subsidi Diperbesar, Syarat Fisik Calon Jemaah Bakal Makin Ketat
Mencekam! Serangan Udara AS Guncang Lima Kota Iran, Pasien Kanker Anak Terpaksa Dievakuasi
Misteri Gundukan Tanah di Nganjuk, Mantan Sales Rokok Ditemukan Tewas Terkubur di Pekarangan Tetangga
Kejagung Resmi Usut Tiga Kasus Korupsi Besar yang Menyeret Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah, Terbitkan Tiga Sprindik Baru