Selain itu, dokumen yang tengah dirundingkan disebut dapat menjadi langkah awal menuju pencabutan sebagian sanksi ekonomi yang selama bertahun-tahun membebani perekonomian Iran. Isu tersebut menjadi salah satu poin penting dalam pembicaraan kedua negara.
Di sisi lain, seorang pejabat senior pemerintahan Trump mengungkapkan bahwa Washington berharap kesepakatan damai dengan Iran dapat dicapai dalam waktu dekat.
Proses negosiasi disebut terus berlangsung dengan intensitas tinggi dalam beberapa hari terakhir.
Baca Juga: IHSG Terbang, Rupiah Menguat! Pasar Sambut Kabar Baik dari Timur Tengah
Jika tercapai, kesepakatan tersebut tidak hanya berpotensi mengakhiri ketegangan antara kedua negara, tetapi juga membuka peluang baru bagi stabilitas kawasan Timur Tengah, termasuk pembahasan mengenai masa depan program nuklir Iran yang selama ini menjadi perhatian dunia internasional.***
Artikel Terkait
Gencatan Senjata Baru Seumur Jagung, Hizbullah Langsung Tolak Kesepakatan yang Dimediasi AS
Imbas Konflik Politik, Timnas Iran Kena Pembatasan Ketat di Piala Dunia 2026, Tak Boleh Menginap di AS
15 Tahun Dicari FBI, Buron Kasus Pelecehan Seksual Asal AS Diciduk di Depok
Pasar Sambut Positif Negosiasi AS-Iran, Rupiah Kembali Bangkit ke Rp17.860 per Dolar
Iran dan AS Diklaim Makin Dekat Berdamai, Trump Sebut Bocoran Dokumen Hoaks