Iran dan AS Diklaim Makin Dekat Berdamai, Trump Sebut Bocoran Dokumen Hoaks

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:20 WIB
Iran dan AS Diklaim Makin Dekat Berdamai, Trump Sebut Bocoran Dokumen Hoaks (Istimewa)
Iran dan AS Diklaim Makin Dekat Berdamai, Trump Sebut Bocoran Dokumen Hoaks (Istimewa)

INSIBERNEWS - Hubungan diplomatik antara Iran dan Amerika Serikat disebut memasuki fase paling progresif sejak perundingan kedua negara dimulai.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, di tengah meningkatnya perhatian dunia terhadap potensi tercapainya kesepakatan baru antara Teheran dan Washington.

Melalui unggahan di platform X pada Jumat (12/6/2026), Araghchi mengungkapkan bahwa nota kesepahaman yang tengah dirundingkan kini berada di tahap paling dekat untuk disetujui kedua pihak.

Baca Juga: Dendam Lama Berujung Teror, Pria di Demak Bakar Rumah Mantan Kades dan ASN

Ia juga meminta publik dan media untuk tidak terburu-buru berspekulasi terkait isi kesepakatan sebelum proses finalisasi benar-benar selesai.

Menurut Araghchi, pemerintah Iran akan menyampaikan seluruh detail kesepakatan secara terbuka kepada masyarakat setelah seluruh proses diplomatik rampung.

Di sisi lain, Presiden Amerika Serikat Donald Trump justru membantah berbagai informasi yang beredar di media Iran mengenai isi dokumen tersebut. Trump menilai bocoran yang dipublikasikan tidak sesuai dengan kesepakatan resmi yang sedang dibahas kedua negara.

Baca Juga: Praz Teguh Bantah Nikmati Dana Hanania Travel, Akui Bayar Umrah Hampir Rp1 Miliar

Dalam pernyataannya di Truth Social, Trump menegaskan bahwa informasi yang beredar hanyalah kabar palsu dan tidak mencerminkan isi dokumen tertulis hasil pembicaraan Iran-AS.

“Ketentuan yang dibocorkan Iran kepada media adalah berita palsu dan tidak ada kaitannya dengan poin-poin yang telah disepakati secara tertulis,” tulis Trump.

Pernyataan senada juga disampaikan Wakil Presiden AS J.D. Vance. Ia membantah kabar bahwa Amerika Serikat akan langsung mencairkan dana Iran yang selama ini dibekukan hanya karena penandatanganan nota kesepahaman.

Baca Juga: Misteri Dua Perempuan Tewas di Banyumas, Satu Ditemukan Bersimbah Darah dan Satu Lagi di Dalam Sumur

Vance menyebut banyak informasi keliru beredar terkait kemungkinan pembukaan kembali Selat Hormuz hingga penghentian program senjata nuklir Iran.

Ia menegaskan bahwa Iran tidak akan menerima dana tunai apa pun hanya karena menghadiri perundingan atau menandatangani kesepakatan awal.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X