Temuan tersebut membuat kasus ini semakin ramai diperbincangkan, terlebih karena adanya dugaan keterlibatan anak kepala daerah di Riau.
BNN Pekanbaru: AF Tidak Terlibat Jaringan Narkotika
Menanggapi viralnya kasus tersebut, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Pekanbaru turut memberikan penjelasan terkait hasil asesmen terhadap 13 orang yang diamankan.
Kepala BNN Kota Pekanbaru, Wawan Setiawan, mengatakan asesmen dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan unsur hukum dan medis.
Dari hasil pemeriksaan itu, satu orang diproses ke tahap penyidikan, sementara satu lainnya menjalani rehabilitasi rawat inap selama tiga bulan.
Baca Juga: Istana dan Gerindra Kompak Buka Suara soal Sapi Kurban Presiden Rp100 Miliar
Adapun 11 orang lain, termasuk AF, ditetapkan menjalani rehabilitasi rawat jalan dengan frekuensi antara tiga hingga enam kali pertemuan.
Menurut Wawan, AF tidak ditemukan memiliki keterlibatan dengan jaringan peredaran narkoba dan dikategorikan sebagai pengguna ringan.
“Masukan dari tim hukum dan tim medis, bahwa yang bersangkutan tidak terlibat jaringan dan menggunakan narkotika kategori ringan,” kata Wawan.
BNN kemudian memutuskan AF menjalani rehabilitasi rawat jalan sebanyak empat kali di BNN Kota Pekanbaru.
Baca Juga: Demi Keselamatan, Jamaah Haji Indonesia Dilarang Lempar Jumrah Pukul 10 Pagi Hingga 2 Siang
Wawan menjelaskan bahwa hasil asesmen menunjukkan AF tidak terbukti mengonsumsi ganja secara langsung.
Meski hasil tes urine menunjukkan kandungan ganja dan etomidate, BNN menyebut unsur ganja pada tubuh AF diduga berasal dari paparan asap.
Berdasarkan pendalaman tim asesmen, saat kejadian AF disebut berada di toilet yang sama dengan dua orang lain yang sedang menghisap ganja.
Baca Juga: Ledakan Balon Udara Berisi Petasan di Blitar Tewaskan Satu dan Dua Anak Terluka
“Kok bisa tidak menggunakan ganja, tapi tiba-tiba positif? Ternyata, dua tersangka yang menggunakan ganja, mereka menghisap ganja di dalam toilet. Lalu AF masuk ke toilet tersebut,” jelas Wawan.
Artikel Terkait
Ramai Iklan Pulau Katang Dijual Rp65 Miliar, Pemprov Kepri Buka Suara soal Status Hukumnya
Kurikulum Baru Bahasa Asing? Prabowo Dorong Prancis dan Portugis Masuk Sekolah Nasional
SDA Ungkap Penyebab Jalan Lenteng Agung Ambles, Warga Sebut Baru Ditambal
Israel Targetkan Kuasai 70 Persen Gaza, Netanyahu Tegaskan Operasi Militer Berlanjut
Guinness World Records Tetapkan Cap Tangan di Gua Liang Metanduno Sulteng sebagai Lukisan Purba Tertua di Dunia
Kasus Penganiayaan ART Erin Makin Disorot, Sunan Kalijaga Tiba-Tiba Mundur Sebagai Kuasa Hukum