Harga BBM Nonsubsidi Naik, Pertamax Menyusul? Ini Kata Menteri ESDM

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Selasa, 21 April 2026 | 14:04 WIB
Menteri ESDM buka suara soal harga BBM nonsubsidi Pertamax.  (YouTube/Kementerian ESDM)
Menteri ESDM buka suara soal harga BBM nonsubsidi Pertamax. (YouTube/Kementerian ESDM)

INSIBERNEWS - Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) kembali menjadi perhatian publik. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, akhirnya memberikan penjelasan terkait kemungkinan naiknya harga BBM nonsubsidi, termasuk Pertamax.

Dalam keterangannya, Bahlil menegaskan bahwa harga BBM nonsubsidi pada dasarnya mengikuti pergerakan harga minyak dunia.

Artinya, fluktuasi global sangat berpengaruh terhadap harga yang dibayar konsumen di dalam negeri.

Baca Juga: Harga BBM Non Subsidi Melonjak! Pemerintah Tegaskan Ikuti Mekanisme Pasar

Ia menyebutkan bahwa penyesuaian harga merupakan hal yang tidak bisa dihindari. Jika harga minyak dunia terus berada di level tinggi, maka kemungkinan kenaikan harga BBM nonsubsidi, termasuk Pertamax, akan terbuka.

“Kalau harga minyak turun, tentu tidak ada kenaikan. Tapi jika bertahan seperti sekarang, maka penyesuaian harga sangat mungkin terjadi,” jelasnya usai konferensi pers di Kementerian ESDM.

Pemerintah Hanya Menjamin BBM Subsidi
Lebih lanjut, Bahlil menekankan bahwa pemerintah hanya memberikan jaminan stabilitas pada BBM subsidi. Sementara itu, BBM nonsubsidi diatur berdasarkan kebijakan yang berlaku dan mengikuti mekanisme pasar, sesuai dengan regulasi yang telah ditetapkan.

Baca Juga: Gagal Damai, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz Usai Tuduh AS Ingkar Janji

Hal ini berarti masyarakat pengguna BBM nonsubsidi perlu siap menghadapi perubahan harga sewaktu-waktu.

Dalam kesempatan yang sama, Bahlil juga mengingatkan masyarakat agar tidak beralih dari BBM nonsubsidi ke BBM subsidi akibat kenaikan harga.

Menurutnya, tindakan tersebut dapat merugikan kelompok masyarakat yang benar-benar berhak menerima subsidi.

“Kalau berpindah ke subsidi hanya karena harga naik, itu berarti mengambil hak orang lain,” tegasnya.

Baca Juga: Dua Kapal India Ditembak di Hormuz, New Delhi Panggil Dubes Iran

Pemerintah, lanjutnya, akan terus memperketat pengawasan distribusi BBM agar tepat sasaran. Sistem kontrol juga terus diperkuat untuk mencegah penyalahgunaan.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X