Namun, akibat penghentian operasional, seluruh rencana tersebut harus dibatalkan. Ia pun menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Barat, khususnya anak-anak penerima manfaat program.
Dalam penjelasannya, Hendrik menegaskan bahwa selama menjalankan program MBG, dapur yang dikelolanya selalu menjaga kualitas makanan dan pelayanan. Ia mengaku tidak pernah menerima keluhan besar sebelumnya.
Meski demikian, ia menerima keputusan BGN dan menyadari bahwa viralnya kasus ini menjadi faktor utama penghentian operasional.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya menjaga profesionalisme, terutama dalam program yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik. Di era digital saat ini, satu konten yang viral dapat berdampak luas, tidak hanya bagi individu, tetapi juga bagi banyak pihak yang terlibat. ***
Artikel Terkait
Harry Kiss Ungkap Dedikasi Mengharukan Vidi Aldiano, Tetap Tampil Bernyanyi di Tengah Perawatan Kanker
ASN DKI Wajib Ngantor Lagi Mulai 30 Maret, Pramono Siapkan Sanksi Bagi yang Absen Tanpa Alasan
Kasus Video Viral Asusila Oknum Polisi NTT Terungkap, Diduga Ada Unsur Ancaman
Rem Blong Buat Travel Masuk Jurang di Majalengka, 6 Penumpang Tewas dan Belasan Luka-luka
Kronologi Kecelakaan Maut Pemotor di Pacitan, Diduga Hindari Polisi Berujung Tabrak Tiang