“VM sempat mengirim tangkapan layar video disertai ancaman akan menyebarkannya jika tidak diberi uang,” ungkap pihak Propam.
Meski sempat meragukan ancaman tersebut, FCL akhirnya melunasi biaya penginapan secara langsung. Namun, ia mengaku terkejut saat mengetahui video tersebut telah beredar luas di media sosial.
Pihak kepolisian menduga kuat bahwa video tersebut disebarkan oleh VM, meskipun hingga kini yang bersangkutan belum berhasil dimintai keterangan karena keberadaannya belum diketahui.
FCL Ditahan, Kasus Siap Disidangkan
Sebagai langkah tegas, Propam Polres Rote Ndao telah menempatkan Brigpol FCL dalam penempatan khusus (Patsus) selama proses hukum berlangsung.
Selain itu, berkas perkara disebut telah rampung dan siap untuk dibawa ke persidangan etik.
Kasus ini menjadi perhatian serius pihak kepolisian sebagai bentuk komitmen dalam menegakkan disiplin dan menjaga integritas institusi di mata publik. ***
Artikel Terkait
Viral! Pemudik Protes Sistem One Way di Garut, Sempat Coba Buka Pembatas Jalan
Silaturahmi Lebaran, Prabowo Telepon Anwar Ibrahim hingga Raja Abdullah II Sempat Bahas Konflik Iran-Israel
Viral Pria Joget di Dapur MBG, Klaim Penghasilan Fantastis, Wakil Kepala BGN: MBG Bukan Ajang Bisnis
Harry Kiss Ungkap Dedikasi Mengharukan Vidi Aldiano, Tetap Tampil Bernyanyi di Tengah Perawatan Kanker
ASN DKI Wajib Ngantor Lagi Mulai 30 Maret, Pramono Siapkan Sanksi Bagi yang Absen Tanpa Alasan