Prabowo Tegaskan Misi Pasukan Indonesia ke Gaza Fokus Lindungi Warga Sipil, Bukan Melucuti Hamas

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Jumat, 20 Maret 2026 | 19:44 WIB
Prabowo Tegaskan Misi Pasukan Indonesia ke Gaza Fokus Lindungi Warga Sipil, Bukan Melucuti Hamas (Istimewa)
Prabowo Tegaskan Misi Pasukan Indonesia ke Gaza Fokus Lindungi Warga Sipil, Bukan Melucuti Hamas (Istimewa)

INSIBERNEWS - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan bahwa rencana pengiriman pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza tidak bertujuan untuk melucuti senjata kelompok Hamas

Misi tersebut, menurutnya, sepenuhnya berfokus pada perlindungan warga sipil di tengah konflik yang terus memanas.

Dalam pernyataannya, Prabowo menekankan bahwa Indonesia tidak ingin terlibat dalam proses deweaponization atau pelucutan senjata pihak mana pun.

“Kita tidak mau ikut mengambil senjata dari Hamas. Tujuan kita adalah menjaga keselamatan rakyat sipil dari berbagai ancaman,” ujarnya.

Baca Juga: Iran Berduka, Juru Bicara IRGC Tewas di Tengah Eskalasi Konflik dengan Israel

Komitmen Indonesia untuk Palestina

Prabowo menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari komitmen panjang Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina. Sejak dulu, Indonesia konsisten berada di garis depan dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina di forum internasional.

“Misi ini adalah kelanjutan dari sikap bangsa Indonesia yang selalu membela kemerdekaan Palestina,” tegasnya.

Rencana pengiriman pasukan perdamaian ini akan dilakukan dalam kerangka Board of Peace (BoP), namun hanya jika seluruh pihak terkait memberikan persetujuan. 

Negara-negara dengan pengaruh besar di kawasan Timur Tengah menjadi faktor penting dalam keputusan ini, termasuk Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Yordania, Turki, Pakistan, Qatar, dan Mesir.

Baca Juga: Bos Djarum Michael Bambang Hartono Meninggal Dunia, Intip Profil Tokoh Bisnis Legendaris Indonesia

Selain itu, persetujuan dari pihak yang menguasai wilayah secara de facto juga menjadi syarat utama. Prabowo menyebut bahwa keterlibatan Indonesia hanya dapat berjalan jika diterima oleh Hamas.

Prinsip Non-Militer: Indonesia Tolak Konfrontasi

Dalam skema BoP, setiap negara memiliki batasan nasional atau national caveats yang harus dihormati. Indonesia, kata Prabowo, mengambil sikap tegas untuk tidak terlibat dalam konflik bersenjata.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X