Blunder di TikTok, SPPG Cilacap Minta Maaf Usai Buat Video MBG Singgung Krisis Gaza

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Rabu, 18 Maret 2026 | 21:04 WIB
Konten MBG dari SPPG Sidanegara 2 Cilacap yang menuai kecaman warganet.  (X/dosenkesmas)
Konten MBG dari SPPG Sidanegara 2 Cilacap yang menuai kecaman warganet. (X/dosenkesmas)

INSIBERNEWS - Jagat media sosial kembali dihebohkan oleh unggahan kontroversial dari akun resmi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Kali ini, SPPG Sidanegara 2 Cilacap menjadi sorotan setelah video yang mereka unggah memicu gelombang kritik dari warganet.

Video berdurasi 24 detik yang diunggah di TikTok pada 17 Maret 2026 itu awalnya menampilkan aktivitas dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). Namun, yang membuat publik geram adalah narasi yang disematkan dalam video tersebut.

Konten itu menampilkan berbagai keluhan yang kerap muncul di media sosial terkait MBG, seperti:

“Esnya kurang manis”

“Makanannya nggak enak”

“Menunya nggak bermutu”

“Lebih baik dijadikan uang saja”

Baca Juga: Acha Septriasa Soroti MBG, Pertanyakan Urgensi dan Pengelolaan Program yang Berasal dari Pajak Rakyat

Narasi tersebut kemudian ditutup dengan kalimat bernada religius, “Maafkanlah kami ya Allah jika kurang bersyukur.”

Masalah muncul ketika video tersebut menyisipkan potongan gambar anak-anak di Jalur Gaza, Palestina, yang tengah mengalami krisis kemanusiaan, seperti kekurangan pangan dan kehancuran tempat tinggal. Perbandingan ini dinilai tidak tepat dan menyinggung.

Meski video aslinya telah dihapus, unggahan ulang di platform X oleh akun @dosenkesmas telah ditonton lebih dari 2 juta kali, membuat isu ini semakin meluas.

Baca Juga: Arus Mudik Membludak di Gilimanuk: Antrean 35 Km, Pemudik Kelelahan hingga Pingsan

Klarifikasi dan Permintaan Maaf dari SPPG
Menanggapi viralnya konten tersebut, pihak SPPG Sidanegara 2 Cilacap segera memberikan klarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf secara terbuka.

Perwakilan tim media sosial, Andika, mengakui adanya kelalaian dalam proses pembuatan konten tersebut.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X