Media televisi pemerintah Iran bahkan sempat menyebut Mojtaba sebagai “veteran yang terluka” dalam konflik yang sedang berlangsung, meskipun tidak memberikan detail lebih lanjut mengenai kondisi kesehatannya.
Pemerintah Iran membantah berbagai spekulasi yang menyebut Mojtaba Khamenei mengalami cedera serius atau tidak mampu menjalankan tugas sebagai pemimpin tertinggi.
Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa tidak ada masalah dengan kondisi kesehatan Mojtaba Khamenei.
Baca Juga: Kapolri Ungkap Diperintah Langsung Prabowo Usut Tuntas Penyerangan Aktivis HAM Andrie Yunus
Pernyataan itu juga menanggapi klaim Menteri Pertahanan Amerika Serikat, Pete Hegseth, yang sebelumnya menyebut Mojtaba kemungkinan terluka dan bahkan bisa mengalami cacat akibat serangan tersebut.
Meski begitu, hingga kini ketidakhadiran Mojtaba Khamenei di hadapan publik masih terus menimbulkan pertanyaan besar di tengah konflik yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda. ***
Artikel Terkait
Kapolri Ungkap Diperintah Langsung Prabowo Usut Tuntas Penyerangan Aktivis HAM Andrie Yunus
Soroti Penutupan Selat Hormuz oleh Iran, Donald Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang
Pandji Pragiwaksono Soroti Menu Makan Bergizi Gratis, SPPG Mojosongo Beri Klarifikasi
Curhatan Guru di Semarang soal Program Makan Bergizi Gratis: Tugas Bertambah, Pulang Sekolah Jadi Lebih Lama
Trump Ungkap Operasi Militer ke Iran Masih Berlanjut di Tengah Upaya Diplomasi
Viral! Kru Bus Diduga Buang Sampah di Tol, Perusahaan Minta Maaf dan Beri Sanksi Larangan Kerja Sebulan