TV Nasional Iran IRIB Diretas? Tiba-Tiba Tayangkan Pidato Trump dan Netanyahu di Tengah Ketegangan Timur Tengah

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Senin, 2 Maret 2026 | 14:56 WIB
Insiden peretasan yang dilaporkan terjadi pada penyiaran televisi di Iran setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.  (X.com/@EricDaugh)
Insiden peretasan yang dilaporkan terjadi pada penyiaran televisi di Iran setelah wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei. (X.com/@EricDaugh)

Disebut sebagai “Penghinaan Besar”
Insiden ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Beberapa hari sebelum peretasan, beredar laporan mengenai serangan militer yang disebut menyasar target strategis di Iran.

Bahkan, situasi makin memanas setelah muncul kabar wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, yang disebut-sebut terkait serangan gabungan AS-Israel pada akhir Februari 2026.

Informasi tersebut sendiri menuai beragam respons dan belum sepenuhnya terkonfirmasi secara independen.

Baca Juga: IDF Aktifkan Pertahanan Udara, Puluhan Rudal Iran Menghantam Wilayah Israel

Iran International menyebut peretasan siaran IRIB ini sebagai sebuah “penghinaan besar” terhadap otoritas Iran, mengingat media tersebut merupakan corong resmi negara.

Pemerintah Iran Belum Beri Pernyataan Resmi
Hingga saat ini, pemerintah Iran belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait dugaan peretasan tersebut. Belum diketahui pula siapa pihak yang bertanggung jawab atau bagaimana sistem penyiaran nasional bisa ditembus.

Insiden ini menambah daftar panjang serangan siber yang menyasar infrastruktur strategis dan media pemerintah di berbagai negara. Di era digital, televisi nasional tidak lagi hanya menjadi alat penyiaran, tetapi juga medan baru dalam perang informasi dan propaganda global.

Perkembangan lebih lanjut mengenai kasus ini masih dinantikan, terutama terkait investigasi resmi dan dampaknya terhadap stabilitas politik di Iran maupun kawasan Timur Tengah secara keseluruhan.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X