Ungkap Siap Terbang ke Teheran, Kedubes Iran Apresiasi Niat Baik Prabowo untuk Fasilitasi Mediasi dengan AS

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Senin, 2 Maret 2026 | 13:54 WIB
Prabowo Ungkap Siap Terbang ke Teheran Tawarkan Mediasi Konflik AS–Israel dan Iran (Istimewa)
Prabowo Ungkap Siap Terbang ke Teheran Tawarkan Mediasi Konflik AS–Israel dan Iran (Istimewa)

INSIBERNEWS — Niat baik Presiden RI Prabowo Subianto mendapatkan apresiasi dari Kedutaan Besar Iran. Sebelumnya Prabowo ungkap bersedia melakukan mediasi dalam konflik yang terjadi antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.

“Menyampaikan apresiasi atas dukungan konsisten Pemerintah dan rakyat Indonesia, serta menyambut kesiapan Presiden Republik Indonesia untuk melakukan mediasi dalam konflik ini,” tulis keterangan tertulis Kedubes Iran dikutip, Minggu (1/3).

Ditekankan oleh Kedubes Iran, bahwa langkah Prabowo ini menegaskan pentingnya pengambilan sikap atas persoalan konflik yang terjadi di antara kedua negara.

Baca Juga: Kesadaran Mantan Penambang Tanpa Izin Bersama-sama Membangun Pongkor

“Menegaskan pentingnya pengambilan sikap yang tegas oleh para pejabat Indonesia dalam mengutuk agresi dan kejahatan Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel,” tulis siaran pers itu.

Sebelumnya, Indonesia sangat menyesalkan gagalnya perundingan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran, yang telah berdampak pada eskalasi militer di kawasan Timur Tengah.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Republik Indonesia menyerukan seluruh pihak untuk menahan diri dan mengedepankan dialog dan diplomasi.

Baca Juga: Ketegangan Iran vs Israel Ganggu Jadwal Penerbangan, WNI Tertahan di Madinah

Pemerintah Indonesia menekankan pentingnya menghormati kedaulatan dan integritas wilayah setiap negara, serta menyelesaikan perbedaan melalui cara damai.

"Pemerintah Indonesia, dalam hal ini Presiden Republik Indonesia, menyampaikan kesiapan untuk memfasilitasi dialog bagi terciptanya kembali kondisi keamanan yang kondusif dan apabila disetujui kedua belah pihak, Presiden Indonesia bersedia untuk bertolak ke Teheran untuk melakukan mediasi," demikian pernyataan Kemlu RI, Sabtu (28/2).

Peningkatan ketegangan di Timur Tengah berpotensi mengganggu stabilitas kawasan serta perdamaian dan keamanan dunia.

Baca Juga: Heboh! Temuan Kepala di Pantai Ketewel Bali, Polisi Duga Kasus Mutilasi Korban Penculikan WN Ukraina

AS bersama Israel melancarkan serangan terhadap lokasi-lokasi sipil di Iran, pada Sabtu (28/2) pagi. Serangan itu menargetkan warga Iran yang sedang berpuasa di bulan suci Ramadan. Penyerangan itu dinilai melanggar integritas teritorial dan kedaulatan nasional Republik Islam Iran.

Penyerangan itu menyebabkan terbunuhnya Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran, Ayatollah Sayyid Ali Khamenei. Serangan juga membuat 200 anak perempuan terbunuh di sekolah dasar di Kabupaten Minab yang menjadi sasaran serangan.

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X