Tragis! Ledakan Petasan di Grobogan Nyaris Renggut Nyawa Tiga Remaja, Polisi Ungkap Kronologi Kejadian

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Senin, 16 Februari 2026 | 12:47 WIB
Ledakan Petasan di Grobogan Nyaris Renggut Nyawa Tiga Remaja (Foto ilustrasi/Istock)
Ledakan Petasan di Grobogan Nyaris Renggut Nyawa Tiga Remaja (Foto ilustrasi/Istock)

INSIBERNEWS - Kembali terjadi Insiden ledakan petasan yang meresahkan di wilayah Grobogan, Jawa Tengah. Tiga remaja di Desa Tambirejo, Kecamatan Toroh, mengalami luka serius setelah mencoba meracik bahan kimia untuk membuat petasan secara mandiri, Minggu (15/2/2026).

Peristiwa tersebut sontak menggegerkan warga sekitar karena daya ledaknya cukup kuat hingga merusak bagian rumah tempat kejadian.

Kronologi Ledakan Petasan di Tambirejo
Kapolsek Toroh, AKP Joko Ismanto, menjelaskan bahwa ledakan terjadi saat ketiga remaja berinisial ASR (15), FS (13), dan ANA (15) tengah mencampur bahan kimia yang rencananya digunakan sebagai bahan petasan.

Baca Juga: Melalui Koperasi Merah Putih, Pemerintah Siapkan Skema Kredit Ringan untuk Nelayan

“Akibat ledakan tersebut, ketiga korban mengalami luka dan harus segera mendapatkan perawatan medis di fasilitas kesehatan terdekat,” ujar AKP Joko Ismanto saat dikonfirmasi, Senin (16/2/2026).

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, bahan kimia yang digunakan untuk meracik petasan diketahui dibeli secara daring melalui aplikasi belanja online. Setelah bahan diterima, para remaja tersebut mencoba mencampurnya secara manual menggunakan wadah plastik dan alat sederhana berupa gagang kayu.

Saat proses pengayakan dan pengadukan campuran berlangsung, tiba-tiba terjadi reaksi yang memicu ledakan hebat.

Baca Juga: Detik-Detik Angkot Nyaris Tersambar KRL di Jembatan Besi Tambora, Warga Panik

Akibat insiden tersebut, ketiga korban mengalami luka dengan tingkat keparahan berbeda:

  • FS (13) mengalami luka bakar di bagian kaki, tangan, wajah, serta dada sebelah kiri.
  • ANA (15) menderita luka bakar pada tangan kiri dan kedua paha.
  • ASR (15) mengalami trauma berat dan syok akibat ledakan.

Dua korban, FS dan ANA, saat ini menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Panti Rahayu (Yakkum) Purwodadi. Sementara ASR masih dirawat di sebuah klinik di wilayah Purwodadi karena kondisi trauma yang cukup berat.

Dampak Ledakan Rusak Rumah Warga
Ledakan yang terjadi tidak hanya melukai para korban, tetapi juga merusak bangunan rumah. Dinding kayu, atap, hingga bagian lantai rumah dilaporkan mengalami kerusakan akibat tekanan ledakan yang cukup kuat.

Baca Juga: Menteri LH dan Wali Kota Tangerang Pimpin Aksi Massal Perang Melawan Sampah di Pasar Anyar

Warga sekitar sempat panik mendengar suara dentuman keras yang berasal dari dalam rumah tersebut.

Pihak kepolisian mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak, terutama menjelang musim perayaan yang identik dengan penggunaan petasan.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X