INSIBERNEWS - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan penyidikan dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB. Sejumlah langkah lanjutan dilakukan penyidik untuk menelusuri alur keputusan dan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.
Fokus terbaru penyidikan mengarah pada pendalaman komunikasi antara mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, dengan jajaran Bank BJB. Penyidik disebut tengah menelaah intensitas, substansi, serta konteks komunikasi yang terjadi dalam periode tertentu.
Baca Juga: Tak Tinggal Diam soal Fitnah Medsos, Sarwendah Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya
Pendalaman ini dilakukan untuk memetakan apakah terdapat keterkaitan antara kebijakan pengadaan iklan dengan pihak eksternal maupun internal bank. KPK menilai komunikasi menjadi salah satu pintu masuk penting untuk memahami proses pengambilan keputusan.
Selain aspek komunikasi, penyidik juga menelusuri aktivitas perjalanan Ridwan Kamil, baik di dalam negeri maupun ke luar negeri. Penelusuran ini mencakup tujuan perjalanan, pihak yang terlibat, serta waktu pelaksanaannya.
KPK juga mendalami sumber pembiayaan dari aktivitas perjalanan tersebut. Langkah ini dilakukan untuk memastikan apakah terdapat aliran dana yang berkaitan dengan perkara pengadaan iklan Bank BJB.
Baca Juga: Inara Rusli Lapor ke Komnas PA, Klaim Anak Diambil Tanpa Izin oleh Virgoun
Penelusuran perjalanan dinilai krusial karena dapat mengungkap pola pertemuan atau relasi yang berpotensi relevan dengan perkara. Penyidik disebut mengumpulkan data pendukung, termasuk dokumen perjalanan dan keterangan dari pihak terkait.
Hingga saat ini, KPK belum mengumumkan adanya penetapan tersangka baru dalam perkara tersebut. Namun, penyidik menegaskan proses penyidikan masih berjalan dan terbuka kemungkinan pengembangan lebih lanjut.
Baca Juga: Iran Buka Pintu Dialog dengan AS, Tapi Garis Merah soal Ancaman dan Rudal Tak Bisa Ditawar
KPK juga memastikan akan menelusuri perkara ini secara menyeluruh dan objektif. Setiap temuan baru, baik dari keterangan saksi maupun bukti dokumen, akan diuji secara mendalam sebelum diambil langkah hukum berikutnya.
Kasus dugaan korupsi pengadaan iklan di Bank BJB sendiri menjadi perhatian publik karena melibatkan lembaga keuangan daerah dan figur publik. KPK menegaskan komitmennya untuk menuntaskan perkara ini secara transparan dan akuntabel.***
Artikel Terkait
BRI Peduli Salurkan Bantuan Bagi Warga Korban Longsor Cisarua Kabupaten Bandung
Misteri Bercak Darah di Kamar Almarhumah Lula Lahfah Terungkap, Begini Kata Forensik
Tabung Whip Pink di Apartemen Lula Lahfah Masih Diselidiki, Polisi Telusuri Jalur Pengiriman
Diperiksa Hampir Lima Jam di KPK, Yaqut Tegaskan Tak Ada Kuota Haji untuk Maktour
Rifqinizamy Dorong Ambang Batas Parlemen, Dinilai Kunci Partai Solid dan Demokrasi Berkualitas
Suara Warga Cisarua usai Longsor: Petani Jangan Terus Disudutkan, Ini Soal Krisis Iklim!
Di Tengah Tekanan AS ke Iran, Arab Saudi Pilih Jalur Senyap: Diplomasi Lebih Diutamakan
Iran Buka Pintu Dialog dengan AS, Tapi Garis Merah soal Ancaman dan Rudal Tak Bisa Ditawar
Inara Rusli Lapor ke Komnas PA, Klaim Anak Diambil Tanpa Izin oleh Virgoun
Tak Tinggal Diam soal Fitnah Medsos, Sarwendah Jalani Pemeriksaan di Polda Metro Jaya