82 Orang Hilang, Begini Kesaksian Korban Selamat Longsor Cisarua yang Dengar Dentuman Keras Sebelum Tanah Runtuh

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Sabtu, 24 Januari 2026 | 18:39 WIB
Begini Kesaksian Korban Selamat Longsor Cisarua yang Dengar Dentuman Keras Sebelum Tanah Runtuh (Instagram.com/@asarhumanity)
Begini Kesaksian Korban Selamat Longsor Cisarua yang Dengar Dentuman Keras Sebelum Tanah Runtuh (Instagram.com/@asarhumanity)

INSIBERNEWSBencana tanah longsor melanda Kampung Pasir Kuning RW 10 dan RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, pada Sabtu dini hari, 24 Januari 2026.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB itu menimbun puluhan rumah warga dan menelan banyak korban.

Material longsor berasal dari tebing di sekitar permukiman yang runtuh setelah wilayah tersebut diguyur hujan deras selama dua hari berturut-turut, disertai angin kencang. Berdasarkan laporan sementara di lapangan, sekitar 20 rumah tertimbun tanah dan bebatuan.

Baca Juga: Hubungan Reza Arap dan Lula Lahfah Kembali Disorot Usai Kepergian Sang Selebgram, Kenang Ketulusan Hati Kekasihnya

Hingga Sabtu siang, 82 warga masih dinyatakan hilang akibat bencana longsor Cisarua. Operasi pencarian dan penyelamatan terus dilakukan oleh tim gabungan yang melibatkan TNI, Polri, BPBD, aparat desa, serta relawan dari berbagai organisasi kemanusiaan.

Bupati Bandung Barat, Jeje Ritchie Ismail, menyampaikan bahwa total 34 keluarga atau sekitar 113 jiwa terdampak langsung. Dari jumlah tersebut, 23 orang berhasil selamat, sementara 8 korban ditemukan meninggal dunia.

“Sampai saat ini sekitar 82 orang masih dalam status hilang,” ujar Jeje saat meninjau lokasi bencana di Cisarua, Sabtu (24/1/2026).

Status Darurat Bencana Ditetapkan
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat resmi menetapkan status darurat bencana, mengingat luasnya area terdampak dan besarnya jumlah korban. Jeje menjelaskan bahwa akses menuju lokasi longsor sangat terbatas dan berisiko, sehingga diperlukan pengaturan khusus untuk distribusi logistik dan bantuan kemanusiaan.

Baca Juga: Nama Cha Eun Woo Terseret Dugaan Penggelapan Pajak, Skema One-Man Agency Jadi Sorotan

Korban selamat saat ini telah dievakuasi ke posko pengungsian, sementara sebagian lainnya mengungsi ke rumah kerabat terdekat.

“Petugas khusus akan diterjunkan untuk memastikan jalur bantuan aman dan cepat sampai ke lokasi,” jelas Jeje.

Meski demikian, penyebab pasti longsor masih dalam tahap kajian lebih lanjut. Pemerintah juga mewaspadai potensi longsor susulan, mengingat kondisi tanah di bagian atas tebing masih labil.

Baca Juga: Dinar Candy Ingatkan Anak Muda Jauhi Podgeter Tak Lama Setelah Lula Lahfah Tutup Usia

Kesaksian Korban Selamat: Terdengar Dentuman Keras
Salah seorang korban selamat menceritakan detik-detik sebelum longsor terjadi. Ia mengaku mendengar dentuman keras dari arah hulu pada Jumat malam, 23 Januari 2026, sekitar pukul 23.00 WIB.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X