Smartwacth Co Pilot Peswat ATR 42-500 Sempat Ada Pergerakan Jalan, Basarnas Konfirmasi Hasil Invetigasi

Photo Author
Linda Yuliani, Insibernews
- Rabu, 21 Januari 2026 | 07:39 WIB
Pergerakan smartwacth co pilot Atr 42-500 ternyata rekaman beberapa bulan lalu (Foto istimewa )
Pergerakan smartwacth co pilot Atr 42-500 ternyata rekaman beberapa bulan lalu (Foto istimewa )

INSIBERNEWS - Badan Nasional Pencaharian dan Pertolongan (Basarnas) mengonfirmasi soal smartwacth co pilot pesawat ATR 42-550, Farhan Gunawan yang terjatuh di Maros, Sulawesi Selatan.

Sebelumnya sempat ramai keluarga korban memberitahu bahwa smartwacth milik Farhan yang terhubung dengan ponselnya terdapat pergerakan jalan pasca kecalakaan pesawat terjadi.

Baca Juga: Kata Umay Shahab Soal Prilly Latuconsina Mundur Dari Sinemaku Pictures

"Ada pergerakan langkah kaki Farhan dari pagi jam 6 ada beberapa langkah terus ditambah lagi jam 10 sampe malam juga ada," ungkap Pitri Keandedes Hasibuan kakak kekasih Farhan.

Dari laporan yang disampaikan oleh Pitri, kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI M Syafi'i mengungkap telah melakukan investigasi terkait pergerakan smartwacth milik Farhan. Investigasi dilakukan bersama Polda Sulawesi Selatan.

"Terkait dengan pergerakan yang dari smartwatch, kita sudah dibantu oleh Polda Sulawesi Selatan dan yang bersangkutan suda dimintai keterangan," ujar Syafi'i.

Baca Juga: Gubernur Aceh Disebut Nikah Lagi Dengan Perempuan Malaysia, Ternyata Mualem Nikahkan Putrinya

Syafi'i menjelaskan bahwa aktifitas pergerakan yang ditemukan dari smartwacth merupakan rekaman aktifitas beberpa bulan lalu, ketika Fathan berada di Jogja.

"Setelah dibuka bahwa ternyata rekaman itu di beberapa bulan yang lalu, waktu korban masih di Jogja,"

"Dan itu masih di clearkan tadi malam, dari pihak keluarga juga sudah memahami dan kita juga memahami perasaan keluarga," tambahnya.

Baca Juga: Trump Sentil Rusia! Fokus Perang Ukraina, Bukan Ributkan Greenland

Lebih lanjut, Syafi'i menyampaikan bahwa saat ini Basarnas masih berupaya keras mencari para korban pesawat Atr 45-500 dan berharap terdapat mukjizat korban selamat.

"Saya sampaikan kita masih tetap mengharapkan ada mukjizat, ada korban yang bisa kita selamatkan dalam kondisi hidup," katanya.

Baca Juga: Dana Tak Jadi Dipangkas, Aceh hingga Sumbar Dapat Relaksasi TKD untuk Percepat Pemulihan Bencana

Halaman:

Editor: Linda Yuliani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X