Nadiem Makarim Buka-bukaan di Pengadilan: Dari Dunia Startup ke Kursi Menteri Tanpa Bekal Birokrasi

Photo Author
- Selasa, 6 Januari 2026 | 08:02 WIB
Nadiem Makarim - Tersangka kasus korupsi chromebook (Foto : Dok/kejagung)
Nadiem Makarim - Tersangka kasus korupsi chromebook (Foto : Dok/kejagung)

INSIBERNEWS - Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Anwar Makarim mengungkapkan pengakuan yang cukup mengejutkan di hadapan majelis hakim.

Ia secara terbuka menyatakan tidak memiliki latar belakang birokrasi, politik, maupun pendidikan ketika pertama kali menerima tawaran Presiden Joko Widodo untuk menjabat sebagai menteri.

Baca Juga: 4 Tahun Pacaran Beda Agama, Yasmin Napper dan Giorgino Abraham Putus Dengan Baik

Pengakuan tersebut disampaikan Nadiem saat membacakan nota keberatan atau eksepsi dalam sidang kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan layanan Chrome Device Management (CDM). Dalam persidangan itu, Nadiem memilih bersikap terbuka mengenai kondisi dirinya saat awal dipercaya memimpin kementerian strategis tersebut.

Ia menjelaskan bahwa penunjukannya sebagai Mendikbudristek didasarkan pada latar belakangnya sebagai pelaku industri teknologi.

Presiden Jokowi, menurut Nadiem, memberikan mandat khusus untuk mendorong percepatan digitalisasi pendidikan nasional, sebuah agenda besar yang dinilai membutuhkan pendekatan inovatif dan berbasis teknologi.

Baca Juga: Ditinggal Setelah 56 Tahun Bersama, Pedangdut Legendaris Mansyur S Kehilangan Istri Tercinta

Namun, Nadiem tak menampik bahwa tugas tersebut datang dengan tantangan besar. Ia menyadari sepenuhnya bahwa dirinya harus memulai dari nol, mempelajari seluk-beluk birokrasi pemerintahan dan sistem pendidikan nasional dalam waktu yang relatif singkat, dengan risiko kegagalan yang selalu membayangi.

“Karena saya tidak menguasai bidang birokrasi, pendidikan maupun politik, maka saya harus cepat belajar dari orang-orang yang memahami dunia pendidikan dan birokrasi, tetapi tetap menjunjung tinggi integritas,” ujar Nadiem di ruang sidang.

Ia menambahkan, keterbatasan tersebut justru mendorongnya untuk membangun tim kerja yang dinilai mampu menutup celah pengetahuan dan pengalaman yang ia miliki. Menurutnya, kepercayaan dan kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjalankan tugas negara yang berat itu.

Baca Juga: Dikawal Ratusan Ojol, Nadiem Makarim Dilarang Bicara Pada Publik Dalam Sidang Dakwaan Pengadaan laptop chromebook

“Karena itulah saya mengumpulkan tim muda yang idealis dan kompeten sebagai staf khusus saya,” lanjutnya.

Nadiem juga menegaskan bahwa sejak awal ia menyadari posisinya bukan tanpa kontroversi. Latar belakangnya sebagai figur dari luar birokrasi dianggap sebagian pihak sebagai kelemahan, namun ia memandangnya sebagai peluang untuk membawa perspektif baru dalam dunia pendidikan.

Baca Juga: Heboh Gelembung Gas Keluar dari Tanah Pascabanjir di Nagan Raya, Warga Diminta Waspada

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X