Trump Beri Sinyal Keras ke Iran, AS Siap Dukung Langkah Militer Israel

Photo Author
- Selasa, 30 Desember 2025 | 13:30 WIB
Donald Trump Dukung Israel serang Iran (Instagram @realdonaldtrump)
Donald Trump Dukung Israel serang Iran (Instagram @realdonaldtrump)

INSIBERNEWS - Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan kesiapannya mendukung langkah militer terbaru Israel terhadap Iran apabila Teheran kembali mengembangkan program rudal balistik maupun nuklirnya. Pernyataan tersebut menegaskan sikap keras Washington terhadap ambisi militer Iran di kawasan Timur Tengah.

Trump juga melontarkan peringatan tegas kepada pemerintah Iran agar tidak mencoba membangun ulang kemampuan militernya yang rusak akibat konflik singkat yang terjadi pada Juni lalu. Ia menilai upaya pemulihan tersebut berpotensi memicu eskalasi baru yang tidak diinginkan.

Baca Juga: Saut Situmorang Desak KPK Buka Terang Hitungan Kerugian Negara Rp2,7 Triliun Kasus Konawe Utara

Pernyataan itu disampaikan Trump saat berbicara kepada wartawan dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Florida. Keduanya tampil kompak dalam menyampaikan pesan keras kepada Teheran terkait stabilitas dan keamanan kawasan.

“Jika Iran mencoba membangun kembali kemampuan militernya, terutama yang berkaitan dengan nuklir atau rudal balistik, maka akan ada konsekuensi yang sangat serius,”kata Trump di hadapan media.

Ia menegaskan bahwa Amerika Serikat tidak akan ragu memberikan dukungan penuh kepada Israel apabila langkah militer lanjutan dianggap perlu. Menurut Trump, keamanan Israel dan pencegahan proliferasi senjata berbahaya merupakan kepentingan strategis utama AS.

Baca Juga: Ketegangan Meningkat, 130 Pesawat Tempur China Kepung Taiwan dalam Latihan Militer

“Kami sudah menunjukkan bahwa kami bisa memberikan pukulan yang sangat keras, dan itu bisa terulang jika diperlukan,” ujar Trump menambahkan, merujuk pada serangan gabungan AS dan Israel yang terjadi pada Juni lalu.

Trump menilai Iran seharusnya mengambil pelajaran dari konflik tersebut dan memilih jalur diplomasi dibandingkan kembali memperkuat kekuatan militernya. Ia menyebut langkah provokatif hanya akan memperburuk posisi Iran di mata komunitas internasional.

Baca Juga: Tutup Tahun dengan Aksi Nyata, Rossa Salurkan Donasi Rp500 Juta untuk Korban Bencana Sumatera

Sementara itu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyampaikan bahwa negaranya akan terus mengambil langkah apa pun yang diperlukan demi menjaga keamanan nasional. Israel, kata Netanyahu, tidak akan mentoleransi ancaman yang berpotensi membahayakan eksistensinya.

Pernyataan Trump ini diperkirakan akan menambah ketegangan hubungan antara Washington dan Teheran. Sejumlah pengamat menilai sikap keras AS berpotensi mempersulit upaya diplomatik, meskipun di sisi lain menunjukkan komitmen kuat terhadap sekutu utamanya di kawasan.

Situasi ini kembali menempatkan isu program nuklir dan militer Iran sebagai sorotan dunia. Komunitas internasional kini menunggu respons resmi Teheran, di tengah kekhawatiran bahwa ketegangan baru dapat memicu instabilitas regional yang lebih luas.***

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X