Aksi tersebut diketahui oleh kakak pelaku yang terbangun dan langsung berusaha menghentikan perbuatan adiknya. Kakak pelaku berhasil merebut pisau dari tangan pelaku dan membuangnya, meski jarinya sempat tergores hingga meninggalkan bercak darah di lantai dua rumah.
Baca Juga: Puluhan Desa Lenyap Akibat Bencana, Pemerintahan Desa di Aceh Paling Terpukul
Namun, pelaku kembali mengambil pisau lain berukuran lebih kecil dari dapur. Kakak pelaku kemudian berusaha menutup pintu untuk menghalangi aksi lanjutan, hingga pisau tersebut terjatuh dari tangan pelaku.
“Kakak kemudian berlari ke lantai dua menuju kamar ayahnya untuk meminta pertolongan,” ujar Calvijn.
Suami korban yang terbangun langsung turun ke lantai satu bersama anak pertamanya. Saat itu korban masih dalam keadaan hidup, sempat meminta minum, dan disenderkan oleh suami serta anaknya. Ambulans pun segera dipanggil, namun nyawa korban tidak tertolong dan meninggal di lokasi kejadian.
Kasus ini kini masih dalam penanganan pihak kepolisian. Penyidik juga akan melibatkan ahli psikologi untuk mendalami kondisi kejiwaan pelaku, sekaligus memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.***
Artikel Terkait
BBRI Tetapkan Cum Date Hari Ini, Beri Kado Awal Tahun Dividen Interim Rp20,6 Triliun untuk Pemegang Saham
Temukan Aksi Sabotase, KSAD Maruli Murka Baut Jembatan Bailey di Aceh Dicuri: Ada Orang Sebiadab Ini Ya
Pamer Pacar Baru, Momen Kebersamaan Nathalie Holscher dan Richard Refanov Bikin Netizen Iri
Legenda Prancis Brigitte Bardot Wafat di 91 Tahun, Ini Jejak Karier dan Warisannya
Rayakan HUT ke-42, Slank Rilis Single 'Republik Fufufafa', Angkat Potret Kekacauan Negeri
Puluhan Desa Lenyap Akibat Bencana, Pemerintahan Desa di Aceh Paling Terpukul
Elon Musk Soroti Rencana China Batasi Ekspor Perak, Industri Global Berpotensi Terdampak
Pemulihan Pascabencana Dikebut, Ribuan Warga di Aceh, Sumut, dan Sumbar Mulai Huni Hunian Sementara
Israel Aktifkan Iron Beam, Sistem Laser Baru yang Diklaim Ubah Peta Pertahanan Udara
Layanan Kesehatan Diperkuat, Dokter hingga Calon Dokter Dikirim ke Wilayah Terisolasi Pascabencana