Pemulihan Pascabencana Dikebut, Ribuan Warga di Aceh, Sumut, dan Sumbar Mulai Huni Hunian Sementara

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Senin, 29 Desember 2025 | 17:14 WIB
Pratikno - Menko PMK (Foto : Awall.id)
Pratikno - Menko PMK (Foto : Awall.id)

INSIBERNEWS - Pemerintah terus mempercepat upaya pemulihan pascabencana di sejumlah wilayah terdampak di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Salah satu fokus utama saat ini adalah penyediaan hunian sementara bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana alam.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menyampaikan, hingga akhir Desember 2025, pembangunan hunian sementara atau huntara telah menunjukkan progres signifikan.

Total sebanyak 1.050 unit huntara telah dibangun dan sebagian di antaranya sudah dapat ditempati warga.

Baca Juga: Elon Musk Soroti Rencana China Batasi Ekspor Perak, Industri Global Berpotensi Terdampak

Pernyataan tersebut disampaikan Pratikno dalam konferensi pers terkait penanganan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang digelar di Base Ops Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Senin (29/12/2025).

“Terkait hunian sementara dan hunian tetap, per 28 Desember pembangunan huntara di tiga provinsi sudah berjalan. Sebagian sudah selesai dan total unit yang dibangun mencapai 1.050,” ujar Pratikno.

Baca Juga: Puluhan Desa Lenyap Akibat Bencana, Pemerintahan Desa di Aceh Paling Terpukul

Ia menjelaskan, pembangunan hunian sementara ini dilakukan secara kolaboratif oleh berbagai pihak. Pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, hingga masyarakat turut terlibat untuk mempercepat proses pemulihan kehidupan warga terdampak.

“Sebanyak 450 unit dibangun oleh BNPB bersama pemerintah daerah, sementara 600 unit lainnya berasal dari dukungan dana masyarakat dan jajaran BUMN,” kata Pratikno.

Menurutnya, kehadiran hunian sementara menjadi langkah penting agar warga tidak terlalu lama tinggal di pengungsian. Dengan adanya tempat tinggal yang lebih layak, masyarakat diharapkan dapat mulai menata kembali kehidupan sosial dan ekonomi mereka.

Baca Juga: Legenda Prancis Brigitte Bardot Wafat di 91 Tahun, Ini Jejak Karier dan Warisannya

Selain pembangunan huntara, pemerintah juga mulai mempersiapkan rencana pembangunan hunian tetap bagi warga terdampak. Proses ini akan disesuaikan dengan kondisi geografis dan tingkat kerusakan di masing-masing daerah agar lebih aman dari risiko bencana di masa mendatang.

Pratikno menegaskan bahwa pemerintah tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pemulihan layanan dasar seperti kesehatan, pendidikan, dan dukungan psikososial bagi korban bencana, khususnya anak-anak dan kelompok rentan.

Baca Juga: Harry Styles Kembali Muncul Lewat 'Forever, Forever', Sinyal Comeback yang Bikin Fans Deg-degan

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X