“Penegakan hukum harus dilakukan secara tegas namun terukur agar tidak memberi ruang bagi tindakan yang mengancam perdamaian,” tegas Trubus.
Baca Juga: Natal 2025, Prabowo Ajak Bangsa Bersatu dan Fokus Bantu Korban Bencana Sumatra
Ia berharap semua pihak dapat menahan diri dan lebih mengedepankan dialog serta kepedulian sosial, terutama di tengah kondisi masyarakat yang masih menghadapi berbagai tantangan. Perdamaian, menurutnya, adalah modal utama Aceh untuk terus melangkah maju.
Menutup pernyataannya, Trubus mengajak masyarakat Aceh untuk tetap menjaga warisan damai yang telah diperjuangkan bersama. Ia menekankan bahwa masa depan Aceh akan jauh lebih kuat jika dibangun di atas persatuan, bukan bayang-bayang konflik masa lalu.***
Artikel Terkait
Hujan Deras Picu Banjir di Bekasi, Sembilan Titik Tergenang hingga 135 Sentimeter
Kasus Narkoba DWP 2025, Tigran Denre Sonda Serahkan Diri
Natal 2025, Prabowo Ajak Bangsa Bersatu dan Fokus Bantu Korban Bencana Sumatra
Kejagung Kocok Ulang Pejabat, Kursi Kajari Bekasi Berganti Usai OTT KPK
Kemhan Bantah Isu Pelantikan Ayu Aulia, Tegaskan Tak Ada Penugasan Resmi
Dokter Detektif Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka, Polisi Dorong Jalan Damai dengan Richard Lee
Bertahan di Atap Saat Diterjang Banjir, Warga Aceh Tamiang Kenang Malam Panjang Bersama 18 Orang
Akses Putus Tak Kunjung Pulih, Warga Syiah Utama Bener Meriah Masih Bertahan dalam Keterisolasian
AS Dorong Fase Kedua Gencatan Senjata Gaza Awal Januari, Israel Khawatir Isu Perlucutan Senjata
Soroti Konvoi Bendera GAM, Dave Laksono Ajak Warga dan Aparat Jaga Kondusivitas Aceh