Tapanuli Dilanda Cuaca Ekstrem, 4 Warga di Dilaporkan Tewas Akibat Banjir dan Longsor

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Rabu, 26 November 2025 | 11:43 WIB
Tangkapan layar kondisi banjir bandang di Kabupaten Tapanuli Tengah.  (Instagram/masinton)
Tangkapan layar kondisi banjir bandang di Kabupaten Tapanuli Tengah. (Instagram/masinton)

INSIBERNEWS - Memasuki musim penghujan, bencana banjir bandang dan tanah longsor dikabarkan melanda Kabupaten Tapanuli Tengah sejak Selasa, 25 November 2025.

Atas musibah ini diketahui sebanyak empat warga meninggal dunia. Hingga Rabu, 26 November 2025, akses menuju wilayah tersebut terputus total.

Hujan ekstrem yang mengguyur membuat ribuan rumah terendam air, serta seluruh jalur utama tertutup material longsor dan genangan.

Baca Juga: ESDM Pastikan Stok BBM Shell Bakal Kembali Tersedia Akhir November Ini

Gangguan cuaca tidak hanya terjadi di Tapanuli Tengah. Kabupaten Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, dan Toba juga mengalami hujan deras berkepanjangan.

Otoritas setempat pun menutup total jalur menuju Tapanuli Tengah untuk mencegah risiko tambahan bagi pengguna jalan.

Jaringan internet di wilayah bencana terputus sepenuhnya. Kondisi ini membuat informasi mengenai jumlah korban, titik longsor baru, dan tingkat kerusakan fisik tidak dapat diperbarui.

Baca Juga: Kenaikan Pangkat ASN Kini Bisa 12 Kali Setahun, BKN Siapkan Lompatan Baru Pengelolaan Karier

Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem di kawasan pantai barat Sumatera Utara menjadi pemicu banjir dan longsor beruntun.

“Cuaca ekstrem di kawasan pantai barat Sumatera Utara terutama di wilayah Kabupaten Tapanuli Tengah yang menghadap ke Samudera Hindia/Indonesia beberapa hari ini mengakibatkan banjir, banjir bandang dan tanah longsor di berbagai lokasi Tapanuli Tengah,” ujar Masinton dalam keterangan tertulis pada Selasa, 25 November 2025.

“Informasi sementara 4 (empat) korban jiwa, ribuan rumah terendam banjir,” tambahnya.

Baca Juga: Usai Direksi ASDP Direhabilitasi, Publik Menilai Prabowo Mulai Tegaskan Batas Kriminalisasi Kebijakan

Masinton menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama Basarnas, TNI, dan Polri terus mengevakuasi warga serta mendirikan dapur umum dan layanan kesehatan darurat.

“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah beserta Basarnas, TNI dan Polri sedang melakukan evakuasi warga ke titik lokasi aman, menyiapkan dapur umum dan pelayanan kesehatan di berbagai titik lokasi evakuasi,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X