Kronologi Kematian Alex Iskandar di Polres Jaksel, Terduga Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Alvaro

Photo Author
- Selasa, 25 November 2025 | 11:22 WIB
Alex Iskandar yang Diduga menjadi Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Alvaro Kiano yang hilang sejak Maret 2025 (Foto : B-UNIVERSE)
Alex Iskandar yang Diduga menjadi Pelaku Penculikan dan Pembunuhan Alvaro Kiano yang hilang sejak Maret 2025 (Foto : B-UNIVERSE)

INSIBERNEWS - Polisi akhirnya membeberkan secara detail kronologi meninggalnya Alex Iskandar, ayah tiri Alvaro Kiano, yang ditemukan tak bernyawa saat menjalani proses pemeriksaan di Polres Jakarta Selatan. Alex sebelumnya ditetapkan sebagai terduga pelaku dalam kasus hilangnya Alvaro yang sempat menggemparkan publik sejak awal tahun.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (23/11) pagi. Menurut penjelasan Polda Metro Jaya, Alex ditemukan meninggal di ruang konseling, hanya beberapa menit setelah ia meminta izin untuk ke toilet. Kejadian tersebut berlangsung ketika proses pemeriksaan terhadap dirinya masih berjalan.

Baca Juga: Kebakaran Hebat Guncang Pabrik Tekstil di Jababeka, Asap Hitam Menyelimuti Langit Cikarang

Kabid Humas Polda Metro Jaya menjelaskan bahwa sebelum kejadian, Alex sempat meminta celana bersih kepada petugas. Ia kemudian diarahkan ke ruang konseling untuk mengganti pakaian.

“Tidak lama setelah itu, rekan yang melintas melihat Alex sudah tidak bergerak melalui kaca pintu ruangan,” ujar Kabid Humas dalam keterangan pers.

Petugas yang melihat kejadian tersebut langsung memanggil tim medis, namun Alex dinyatakan meninggal di tempat. Polisi menegaskan bahwa insiden ini terjadi tanpa ada kontak fisik dengan petugas, dan kondisi ruang konseling pun sedang tidak dipakai untuk pemeriksaan intensif.

Baca Juga: Soroti Keluhan terkait PBB, DJP Siap Diskusi Bareng MUI soal Fatwa Pajak Berkeadilan

Sementara itu, penyidik tetap melanjutkan pendalaman terhadap kasus utama, yakni hilangnya Alvaro Kiano sejak Maret 2025. Bocah itu ditemukan dalam kondisi meninggal di kawasan Kali Cirewed, Bogor, delapan bulan setelah dinyatakan hilang.

Polisi menduga ada persoalan internal keluarga yang menjadi pemicu tindakan Alex. Dari hasil penyidikan sebelumnya, Alvaro disebut berada dalam kondisi darurat selama dibawa pergi hingga akhirnya dinyatakan meninggal pada 9 Maret 2025.

Pihak kepolisian kini menyiapkan proses autopsi dan serangkaian pemeriksaan lanjutan untuk memastikan penyebab kematian Alex. Polisi juga sedang menata ulang alur kasus agar fakta-fakta yang belum terang bisa terungkap dengan jelas.

Baca Juga: Padahal Unggul Jumlah Pemain, MU Tetap Kalah Lawan Everton di Old Trafford dengan Skor 0-1

Kematian Alex membuat penyidikan harus berfokus pada bukti fisik, keterangan saksi, serta rekonstruksi peristiwa. Polisi berjanji akan tetap menuntaskan perkara ini agar keluarga korban dan publik mendapatkan kejelasan. ***

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X