Kebakaran Hebat Guncang Pabrik Tekstil di Jababeka, Asap Hitam Menyelimuti Langit Cikarang

Photo Author
- Selasa, 25 November 2025 | 11:14 WIB
Tangkap Layar - Kebakaran Pabrik Textile di Cikarang Selasa dini hari, 25 November 2025 (Foto : TikTok/rendiirwanss)
Tangkap Layar - Kebakaran Pabrik Textile di Cikarang Selasa dini hari, 25 November 2025 (Foto : TikTok/rendiirwanss)

INSIBERNEWS - Kebakaran besar melanda gedung pabrik PT Tak Textile Indonesia yang berada di Kawasan Industri Jababeka 1, Jalan Jababeka XI, Harja Mekar, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, pada Selasa dini hari (25/11/2025). Peristiwa ini membuat langit kawasan industri tersebut dipenuhi asap hitam yang tampak hingga radius beberapa kilometer.

Menurut keterangan warga sekitar, api mulai terlihat sekitar pukul 01.00 WIB. Waktu kejadian berselisih tidak lama setelah karyawan shift dua meninggalkan area pabrik, sehingga situasi di dalam bangunan relatif kosong.

Baca Juga: TNI Siap Kawal Kilang Minyak BUMN: Menhan Tegaskan Langkah Pengamanan Energi Nasional

“Sekitar jam 1 pak, tidak lama setelah karyawan shift 2 pada pulang. Untung di dalam tidak ada karyawan, hanya ada dua shift,” kata seorang warga yang tinggal tak jauh dari lokasi.

Khawatir akan meluasnya api, warga mulai berdatangan ke sekitar pabrik untuk memastikan kondisi lingkungan aman. Mereka melihat kobaran api dengan cepat membesar, diduga karena banyaknya bahan yang mudah terbakar di dalam bangunan.

Material produksi berupa kain, serat tekstil, hingga cairan kimia menjadi salah satu faktor yang membuat api sulit dikendalikan. Kondisi tersebut memaksa petugas pemadam kebakaran bekerja ekstra keras di tengah angin malam yang cukup kencang.

Baca Juga: Soroti Keluhan terkait PBB, DJP Siap Diskusi Bareng MUI soal Fatwa Pajak Berkeadilan

Puluhan unit mobil pemadam dari berbagai pos, termasuk dari kawasan industri sekitar, dikerahkan untuk memadamkan kobaran api. Proses penanganan berlangsung berjam-jam dan sempat terhambat karena titik api berada di beberapa titik ruangan yang saling terhubung.

Hingga Selasa pagi, kepulan asap tebal masih terus membumbung ke udara. Aroma terbakar pun tercium kuat hingga ke permukiman warga, membuat sebagian penduduk memilih menutup jendela untuk menghindari paparan asap.

Petugas damkar menyebut bahwa upaya pendinginan dan penyisiran area diperkirakan membutuhkan waktu cukup lama. Mereka juga mengantisipasi adanya titik api kecil yang berpotensi kembali menyala.

Baca Juga: Padahal Unggul Jumlah Pemain, MU Tetap Kalah Lawan Everton di Old Trafford dengan Skor 0-1

Sementara itu, pihak kepolisian telah memasang garis pembatas di sekitar lokasi untuk mencegah warga mendekat dan memastikan proses penanganan kebakaran berjalan aman. Tim investigasi akan turun setelah api benar-benar padam untuk mencari penyebab pasti terjadinya kebakaran.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa. Namun kerugian material diperkirakan cukup besar, mengingat sebagian besar area pabrik dilahap api dan merusak fasilitas produksi. ***

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X