Soal Telat Gaji Petugas MBG, Kepala BGN Janji Bayar Upah Tenaga SPPI di Pekan Ini

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Kamis, 13 November 2025 | 21:56 WIB
Menyoroti pernyataan Badan Gizi Nasional (BGN) usai ramainya isu keterlambatan pembayaran gaji petugas Makan Bergizi Gratis (MBG).  (Dok. BGN)
Menyoroti pernyataan Badan Gizi Nasional (BGN) usai ramainya isu keterlambatan pembayaran gaji petugas Makan Bergizi Gratis (MBG). (Dok. BGN)

INSIBERNEWS - Isu mengenai keterlambatan pembayaran gaji atau upah bagi para petugas dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tengah ramai dibincangkan.

Terkait hal tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindaya mengakui adanya keterlambatan pembayaran gaji para petugas MBG.

Merespon kekhawatiran publik, Dadan memastikan bahwa proses pembayaran gaji bagi petugas MBG, termasuk Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Kelompok III, tenaga ahli gizi, dan tenaga akuntan akan selesai paling lambat pada pekan ini.

Baca Juga: Kemen PANRB Matangkan Strategi Pemindahan ASN dan KL ke IKN Jelang 2028

“Ini ada keterlambatan, tapi insya Allah paling lambat hari Minggu seluruh uang itu sudah akan masuk di rekening,” kata Dadan kepada awak media di Jakarta, pada Kamis, 13 November 2025.

Dijelaskan, alasan keterlambatan pembayaran disebabkan oleh proses penyesuaian administrasi dan pergeseran anggaran dari pos Pegawai Pemerintah dalam Perjanjian Kerja (PPPK) ke pos konsultan perorangan.

Kepala MBG itu menyatakan, pihaknya akan memastikan seluruh proses kini sudah dalam tahap akhir penyelesaian.

Baca Juga: Pramono Anung Bantah Ada Aksi Bullying di SMAN 72, Sebut ABH Pelaku Ledakan Terhasut Tayangan

“Terkait gaji SPPI, batch I dan II sudah berstatus PPPK sehingga tidak ada kendala pembayaran," terang Dadan.

"SPPI batch III yang masih digaji dengan sistem konsultan perorangan perlu proses administrasi tambahan. Jadi kami hanya melakukan pergeseran anggaran yang biasanya dilakukan setiap tanggal 6," jelasnya.

Bantah Tudingan Telat Bayar Gaji 2 Bulan
Di sisi lain, Dadan menegaskan keterlambatan tidak berlangsung hingga 2 bulan seperti narasi yang beredar di media sosial (medsos), melainkan hanya 6 hari.

Dadan lalu menyebut, seluruh hak tenaga lapangan akan dibayarkan secara penuh dan berjanji kejadian serupa tidak akan terulang.

Baca Juga: Uang Miliaran Hangus! Mobil BNI Pengangkut Uang Rp5,2 M Terbakar di Polewali Mandar

“Seluruh kendala sudah kami petakan, dan kami berkomitmen agar kejadian serupa tidak terulang," tegasnya.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X