Soal Polemik Utang Whoosh, ICW Sebut Perencanaan Proyek Pemerintah Kurang Matang

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Kamis, 13 November 2025 | 13:39 WIB
Ilustrasi Kereta Cepat Whoosh (Foto:KCIC)
Ilustrasi Kereta Cepat Whoosh (Foto:KCIC)

INSIBERNEWS - Menyoroti pembengkakan utang Negara kepada China terkait Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) atau Whoosh hingga Rp116 triliun. Indonesian Corruption Watch (ICW) melontarkan kritikan pada pemerintahl

Dalam tayangan podcast bersama Bambang Widjojanto, aktivis dan peneliti ICW, Almas Sjafrina mengungkapkan hal tersebut seharusnya sudah diantisipasi sebelum proyek Whoosh resmi dijalankan.

Utang Whoosh mencuat setelah Direktur Utama PT KAI (Persero) Bobby Rasyidin menyebutnya sebagai bom waktu, dan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa yang tegas menyatakan tak mau membayar lewat APBN.

Baca Juga: Natalius Pigai Ultimatum Pemerintah: 'Sebulan Harus Ada Aturan Anti-bullying, Kalau Tidak Saya yang Bertindak!'

“Yang membuat bingung kok sekarang baru ribut gimana cara bayarnya, ini harusnya sudah dipikirkan sebelum programnya, proyeknya jalan,” kata Almas dikutip dari video yang diunggah di kanal YouTube Bambang Widjojanto pada Rabu, 12 November 2025.

“Sebetulnya, ini menunjukkan bagaimana pemerintah kita itu belum matang di level perencanaan persiapan udah jalan duluan,” lanjutnya.

Proyeksi Penghitungan soal Whoosh yang Meleset
Almas menambahkan bahwa akibat dari perencanaan yang kurang tepat itu membuat perhitungannya meleset ketika proyek Whoosh mulai berjalan.

Baca Juga: Jun Ji Hyun dan Ji Chang Wook Siap Tampil di Drama Fantasi Romantis 'Human X Gumiho'

“Makanya, ada penghitungan yang meleset, berapa sih proyeksi pendapatan dari Whoosh yang harapannya itu bisa membantu untuk membayar ke China dan sebagainya,” ucapnya.

“Problem pertama menurut saya di situ adalah perencanaan dan persiapannya,” imbuh Almas.

Menurutnya, sebelum proyek Whoosh dimulai, harus ada kajian panjang dan mendalam.

“(Kajian) soal kebutuhannya, siapa target penumpangnya. Padahal, kalau perencanaan beres, 50 persen pekerjaan itu sudah selesai,” tuturnya.

Baca Juga: Waduh! Salah Regulasi saat Minta Tambahan Anggaran, Kepala BGN Kena Omel DPR

ICW Tagih Kajian soal Whoosh
Dengan isu Whoosh yang tengah ramai, Almas menyebutnya sebagai momentum untuk meminta pada pemerintah agar terbuka soal kajian Whoosh.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X