INSIBERNEWS - Pemerintah Kabupaten Serang memastikan akan memusnahkan seluruh hewan ternak yang terdampak paparan radiasi Cesium-137 di kawasan Cikande, Banten. Langkah ini diambil sebagai upaya melindungi kesehatan masyarakat dan mencegah penyebaran kontaminasi radioaktif yang bisa berdampak luas pada lingkungan sekitar.
Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan mengambil risiko terkait keberadaan hewan yang sudah dinyatakan terpapar zat radioaktif tersebut.
Menurutnya, seluruh ternak yang terkontaminasi wajib dimusnahkan dengan cara yang aman dan sesuai dengan protokol radiasi.
Baca Juga: BLACKPINK Mendarat di Jakarta! Persiapan Konser ‘DEADLINE’ Siap Panaskan Akhir Pekan di GBK
“Hewan-hewan yang sudah terpapar tidak bisa lagi dipelihara, apalagi dikonsumsi. Semuanya harus dimusnahkan agar tidak menimbulkan dampak lebih besar,” ujar Ratu di Serang, Jumat (31/10).
Ia juga memastikan bahwa warga tidak akan dibiarkan menanggung kerugian ekonomi akibat pemusnahan tersebut. Pemerintah daerah telah menyiapkan mekanisme ganti rugi bagi para peternak yang kehilangan ternaknya karena dampak radiasi.
Skema kompensasi ini diharapkan bisa membantu warga untuk bangkit kembali dan memulai usaha peternakan yang baru dengan kondisi yang aman.
Baca Juga: Sambut Bulan November 2025, Apakah Ada Tanggal Merah selain Hari Minggu?
“Pemerintah akan memberikan kompensasi yang layak. Kami ingin memastikan warga tetap bisa melanjutkan hidup tanpa terbebani akibat peristiwa ini,” lanjut Ratu.
Selain itu, Ratu menyampaikan apresiasinya kepada Kementerian Lingkungan Hidup dan tim Satgas Penanganan Radiasi Radio Nuklida yang bergerak cepat dalam proses dekontaminasi di wilayah Cikande.
Ia menuturkan, koordinasi antarinstansi berjalan baik dan saat ini fokus utama pemerintah adalah memastikan area terdampak benar-benar steril dari paparan lanjutan.
Baca Juga: Cuaca Jabodetabek 1 November 2025: Cerah Berawan, Waspadai Hujan Ringan di Sore Hari
“Kami berterima kasih kepada KLH dan seluruh tim yang terus melakukan pemantauan di lapangan. Pembersihan dilakukan secara bertahap dan hati-hati agar tidak ada risiko baru bagi warga sekitar,” katanya.
Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyebut bahwa proses pemusnahan akan dilakukan langsung oleh Pemkab Serang dengan pengawasan ketat dari tim teknis KLH dan Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN).
Artikel Terkait
Prabowo Nilai KTT APEC 2025 Beri Angin Segar bagi Dunia, Serukan Ketenangan untuk Pulihkan Ekonomi Global
AFC Desak Malaysia Tuntaskan Kasus Pemain Naturalisasi Sebelum Pengundian Piala Asia 2027
Prabowo dan PM Selandia Baru Sepakat Perluas Kerja Sama Pendidikan, Kesehatan, dan Pertanian
Menaker Dorong Kampus Siapkan SDM Hijau Hadapi Transisi Energi Masa Depan
Apple Catat Rekor Pendapatan USD416 Miliar, Tim Cook Sebut 2025 Jadi Tahun Emas Perusahaan
Pertemuan Trump dan Xi di KTT APEC Jadi Angin Segar bagi Stabilitas Ekonomi Global
Garuda Turunkan Harga Tiket hingga 14 Persen, Pemerintah Pastikan Perjalanan Nataru Tetap Terjangkau
Cuaca Jabodetabek 1 November 2025: Cerah Berawan, Waspadai Hujan Ringan di Sore Hari
Sambut Bulan November 2025, Apakah Ada Tanggal Merah selain Hari Minggu?
BLACKPINK Mendarat di Jakarta! Persiapan Konser ‘DEADLINE’ Siap Panaskan Akhir Pekan di GBK