Selain energi terbarukan, peluang kerja hijau juga meluas ke bidang lain seperti pengelolaan sampah, daur ulang limbah, hingga konservasi lingkungan. Menurut Yassierli, sektor-sektor ini memiliki potensi besar dalam menciptakan lapangan kerja baru yang berkelanjutan di berbagai daerah Indonesia.
Ia optimistis, jika kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan industri berjalan selaras, Indonesia dapat menjadi pusat pengembangan SDM hijau di kawasan Asia Tenggara.
“Transisi ini bukan hanya soal perubahan teknologi, tapi juga perubahan cara berpikir kita dalam membangun masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan,” tutup Yassierli.***
Artikel Terkait
Kejagung Klarifikasi soal Wakil Wali Kota Bandung yang Diperiksa, Bukan OTT!
Menkeu Pastikan Dana Rp200 Triliun Mengalir ke Kredit Masyarakat, Bukan Konglomerat
Sidak Berujung Kekerasan, Wagub Pidie Jaya Minta Maaf usai Viral Pukul Kepala SPPG Sagoe
TERKUAK! Siswi MTs Sukabumi Wafat Diduga Bunuh Diri, Fakta Baru Terungkap Karena Perlakuan ini
Terkait Polemik Utang Proyek Kereta Cepat Whoosh, Istana Sebut Perpanjangan Masa Pinjaman Jadi Skenario Terbaik
Gelar Pertemuan dengan PM Selandia Baru, Prabowo Tegaskan Komitmen Perkuat SDM Indonesia
Prabowo Ajak Selandia Baru Bantu Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Calon Pekerja Migran Indonesia
Prabowo Dorong Mahasiswa Indonesia Belajar Kedokteran di Selandia Baru, Tegaskan Pentingnya Kerja Sama Pendidikan
Onadio Leonardo dan Istri Ditangkap Polisi Terkait Kasus Narkoba, Diamankan Bersama Barang Bukti Ganja dan Ekstasi
Prabowo Nilai KTT APEC 2025 Beri Angin Segar bagi Dunia, Serukan Ketenangan untuk Pulihkan Ekonomi Global