Timor Leste Akhirnya Resmi Jadi Anggota Penuh ASEAN

Photo Author
- Senin, 27 Oktober 2025 | 08:23 WIB
Ilustrasi - Negara Timor Leste Resmi Gabung ASEAN 2025  (Foto : iStockphoto/pop_jop)
Ilustrasi - Negara Timor Leste Resmi Gabung ASEAN 2025 (Foto : iStockphoto/pop_jop)

INSIBERNEWS - Setelah menunggu lebih dari satu dekade, Timor Leste akhirnya resmi bergabung sebagai anggota ke-11 Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN). Pengumuman bersejarah ini disampaikan dalam pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) tahunan ASEAN yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada Minggu (26/10/2025).

Dalam suasana penuh haru dan antusias, bendera Timor Leste dikibarkan berdampingan dengan sepuluh bendera negara anggota ASEAN lainnya.

Para pemimpin negara yang hadir memberikan tepuk tangan meriah sebagai bentuk penghormatan atas perjalanan panjang negara muda tersebut untuk bergabung dalam organisasi regional terbesar di Asia Tenggara itu.

Baca Juga: Trump Puji Prabowo dan Indonesia, Sebut Jadi Kunci Perdamaian Baru di Timur Tengah

Perdana Menteri Timor Leste, Xanana Gusmao, menyebut keanggotaan ini sebagai tonggak baru bagi bangsanya. Menurutnya, bergabung dengan ASEAN bukan sekadar pencapaian diplomatik, tetapi juga simbol penerimaan penuh Timor Leste di keluarga besar Asia Tenggara setelah perjuangan panjang menuju kemerdekaan dan stabilitas nasional.

“Hari ini adalah babak baru bagi rakyat Timor Leste. Kami akhirnya menjadi bagian dari keluarga ASEAN. Ini bukan hanya kehormatan, tapi juga peluang besar bagi pembangunan ekonomi, perdagangan, dan masa depan generasi muda kami,” ujar Xanana Gusmao dalam pidato sambutannya di hadapan para pemimpin kawasan.

Baca Juga: Cuaca Hari Ini di Jabodetabek: Siang Cerah, Sore diwarnai Hujan dan Petir

Langkah resmi ini sekaligus mengakhiri penantian selama 14 tahun sejak Timor Leste pertama kali mengajukan permohonan keanggotaan pada 2011.

Sejak saat itu, negara tersebut menjalani serangkaian proses penilaian kesiapan di berbagai bidang, mulai dari ekonomi, birokrasi, hingga infrastruktur kelembagaan agar dapat memenuhi standar keanggotaan ASEAN.

Malaysia yang tahun ini menjadi ketua ASEAN disebut memiliki peran penting dalam mempercepat proses tersebut. Dukungan dari negara-negara anggota lain, termasuk Indonesia dan Singapura, juga menjadi faktor kunci yang mendorong diterimanya Timor Leste secara penuh tanpa status pengamat seperti sebelumnya.

Baca Juga: Kronologi Mengerikan Ojol di Pakuhaji Dikalungi Parang, Kerugian Rp 15 Juta: Polisi Buru 4 Pelaku

Masuknya Timor Leste diharapkan memperluas kerja sama regional, khususnya di bidang ekonomi dan investasi lintas batas. Dengan posisi geografis yang strategis di antara Indonesia dan Australia, Timor Leste dinilai berpotensi menjadi jembatan baru bagi perdagangan kawasan dan memperkuat rantai pasok ASEAN di masa depan.

Selain itu, keanggotaan penuh ini juga menjadi sinyal penting bagi stabilitas politik di Asia Tenggara. ASEAN kini menunjukkan bahwa organisasi tersebut tetap terbuka bagi negara-negara yang memiliki komitmen terhadap perdamaian, kerja sama, dan pembangunan berkelanjutan di kawasan.

Baca Juga: Raisa Dan Hamish Daud Kompak Buka Suara Soal Perceraian Mereka : Ini Terjadi Bukan Karena Kami Menyerah

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X