Sandra Dewi Sempat Bantah Hartanya Dikaitkan Kasus Korupsi Harvey Moeis, Kejagung Ungkap Pernyataan Sandra Dewi Ada Yang Janggal

Photo Author
Linda Yuliani, Insibernews
- Senin, 27 Oktober 2025 | 08:22 WIB
Kejagung sebut pernyataan Sandra Dewi soal hartanya hasil endorse ada yang janggal (Instagram.com @sandradewi88)
Kejagung sebut pernyataan Sandra Dewi soal hartanya hasil endorse ada yang janggal (Instagram.com @sandradewi88)

INSIBERNEWS - Istri terdakwa kasus Korupsi tata niagara komoditas timah, Harvey Moeis, yaitu Sandra Dewi sempat membantah bahwa 88 tas mewah miliknya tidak berkaitan dengan harta hasil korupsi sang suami.

Sandra Dewi mengaku bahwa 88 tas mewah miliknya merupakan hasil kerja keras ia dari endorsement.

Ia pun sempat mengajukan keberatan kepada Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat terkait penyitaan sejumlah harta dan aset miliknya dalam kasus yang menjerat sang suami.

Baca Juga: Cuaca Hari Ini di Jabodetabek: Siang Cerah, Sore diwarnai Hujan dan Petir

Namun setelah dilakukan penyelidikan oleh Kejaksaaan Agung (Kejagung). Telah ditemukan keganjilan dari pernyatan Sandra Dewi terkait hartanya yang berasal dari endorsement.

Saat penyidik melakukan penyitaan dan menelusuri sumber harta Sandra Dewi yang disebut berasal dari endorse. 

Beberapa pihak yang disebut telah memberi endorse terhadap istri Harvey Moeis pun telah dipanggil untuk dimintai keterangan.

Baca Juga: Cuaca Hari Ini di Jabodetabek: Siang Cerah, Sore diwarnai Hujan dan Petir

Silvi Mulia, kuasa hukum kejagung mengungkap bahwa tiga orang saksi yang memberikan endorse kepada Sandra Dewi, memberikan keterangan yang tidak sepenuhnya sesuai dengan pernyataan Sandra Dewi.

"Dari hasil pemeriksaan, hanya tiga orang yang datang memberikan klarifikasi, dan keterangan yang diberikan dinilai tidak sepenuhnya sesuai dengan pernyataan Sandra Dewi," ungkap Silvi Mulia, 27/10/2025.

Baca Juga: Kronologi Mengerikan Ojol di Pakuhaji Dikalungi Parang, Kerugian Rp 15 Juta: Polisi Buru 4 Pelaku

Ia menambahkan bahwa terdapat penyimpangan dalam aliran dana yang ditemukan.

"Ada anomali dalam aliran dana yang ditemukan," tambahnya.***

Editor: Linda Yuliani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X