Pertanyakan Sisa Tahunan APBD ke Tito Karnavian, Menkeu Purbaya Soroti Pertumbuhan Ekonomi Nasional yang Masih Jawa Sentris

Photo Author
Cristina Jeany Malonda, Insibernews
- Senin, 20 Oktober 2025 | 13:38 WIB
Pertanyakan Sisa Tahunan APBD ke Mendagri Tito Karnavian, Menkeu Purbaya Soroti Pertumbuhan Ekonomi Nasional yang Masih Jawa Sentris (Istimewa )
Pertanyakan Sisa Tahunan APBD ke Mendagri Tito Karnavian, Menkeu Purbaya Soroti Pertumbuhan Ekonomi Nasional yang Masih Jawa Sentris (Istimewa )

INSIBERNEWS - Dalam rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2025 yang digelar di kantor Kemendagri. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa pertanyakan terkait anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian .

Di rapat tersebut, para pemimpin daerah secara daring membahas tentang pertumbuhan ekonomi di daerah hingga target agar keluar dari Jawa sentris.

Menkeu Purbaya, sebelum memulai pemaparan ekonomi sempat menanyakan tentang APBD harus surplus, defisit, atau balance.

Baca Juga: Resmi jadi Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik RK, Lisa Mariana Diperiksa Polisi Hari ini

“Umumnya kita targetin mereka (daerah) harus surplus supaya ada cadangan dan kalau seandainya defisit, mau nggak mau harus ngambil dari SiLPA (Sisa Lebih APBD) atau ngutang, Pak,” jawab Mendagri Tito dalam rapat, pada Senin (20/10/2025).

Ia menjelaskan bahwa target APBD surplus agar pendapatan lebih banyak dari belanja.

Menkeu Purbaya sempat berkelakar tentang APBD surplus boleh diambil oleh Kementerian Keuangan atau tidak, mengingatkan pada kebijakannya yang lain tentang menarik sisa anggaran tak terserap di kementerian dan lembaga. (K/L).

Baca Juga: Max Verstappen Dominasi GP Amerika Serikat 2025, Kukuhkan Diri Sebagai Raja Austin

“Harus dihabisin. Kalau kayak Bojonegoro ada Rp3 triliun nggak dipakai, ya makmurkan penduduk di situ,” kata Menkeu Purbaya.

“Kalau Pemda tujuannya bukan untuk menabung sepertinya sih, tapi untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi (daerah),” imbuhnya.

Ingatkan Pertumbuhan Ekonomi Tak Hanya Jawa Sentris
Purbaya lantas melanjutkan bahwa pertumbuhan ekonomi daerah menuju arah tren positif, namun tak menampik masing-masing punya tantangan sendiri.

Baca Juga: Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Ini Deretan 3 Menteri yang Dapat Tingkat Kepuasan Publik Tertinggi

“Pulau Jawa tetap jadi kontributor utama dengan pangsa 56,9 persen terhadap ekonomi nasional dan tumbuh 5,2 persen,” jelas Purbaya.

“Ini Pak Tito yang mesti kita ubah, ini kan Jawa sentris, kalau gini pangsanya tetap aja 56 persen. Coba digeser bertahun-tahun tapi nggak bisa,” tambahnya.

Halaman:

Editor: Cristina Jeany Malonda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X