Ratusan Truk Bantuan Masuk Gaza Usai Gencatan Senjata, Warga Mulai Dapat Harapan Baru

Photo Author
Adi Sutiyawan, Insibernews
- Jumat, 17 Oktober 2025 | 10:49 WIB
Deretan Truk Bantuan Kemanusiaan Mulai Masuki Kawasan Gaza (Photo : Human Rights Watch)
Deretan Truk Bantuan Kemanusiaan Mulai Masuki Kawasan Gaza (Photo : Human Rights Watch)

INSIBERNEWS - Situasi kemanusiaan di Jalur Gaza mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan setelah kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan kelompok perlawanan Palestina mulai berlaku sejak 10 Oktober 2025.

Otoritas setempat melaporkan bahwa pada Rabu (15/10), sekitar 480 truk bantuan kemanusiaan berhasil memasuki wilayah Gaza melalui pos perbatasan Rafah dan Kerem Shalom. Jumlah itu menjadi bagian dari total 653 truk yang telah diizinkan masuk sejak awal berlakunya gencatan senjata.

Baca Juga: Skandal BBM Murah: Nama Adaro, Vale, dan PAMA Terseret, Pengamat Minta Negara Bertindak Adil

Menurut keterangan dari Kantor Media Pemerintah Gaza, truk-truk tersebut membawa berbagai kebutuhan mendesak, mulai dari bahan pangan, obat-obatan, air bersih, hingga bahan bakar yang sangat dibutuhkan untuk menjalankan fasilitas kesehatan dan layanan publik.

“Bantuan ini menjadi napas baru bagi warga Gaza setelah berbulan-bulan hidup dalam keterbatasan ekstrem. Kami berharap aliran bantuan ini bisa terus berlanjut tanpa hambatan,” tulis pernyataan resmi otoritas Gaza.

Baca Juga: Erick Thohir Tambah Dana Rp22 Miliar untuk Dukung Timnas Indonesia di Dua Ajang Internasional, Apa Saja?

Meski demikian, distribusi bantuan di lapangan masih menghadapi banyak kendala. Infrastruktur yang rusak akibat serangan sebelumnya membuat sejumlah wilayah sulit dijangkau, terutama di bagian utara Gaza yang hancur parah.

Banyak warga masih mengandalkan dapur umum dan tempat penampungan sementara untuk bertahan hidup.

PBB dan organisasi kemanusiaan internasional juga turut memantau proses distribusi bantuan tersebut. Mereka menekankan pentingnya koordinasi yang baik antara pihak-pihak terkait agar bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, bukan hanya menumpuk di gudang atau terhambat oleh birokrasi.

Baca Juga: Harga Emas Antam Terus Meroket, Tembus Rp2,48 Juta per Gram

Seorang relawan dari LSM lokal mengatakan bahwa sebagian besar bantuan yang masuk langsung diarahkan untuk anak-anak dan lansia.

“Kami fokus pada kebutuhan dasar dulu — makanan, air, dan obat-obatan. Mereka adalah kelompok yang paling rentan,” ujarnya.

Sementara itu, warga Gaza menyambut masuknya truk bantuan ini dengan rasa haru dan lega. Setelah berbulan-bulan terisolasi dan kekurangan pasokan, kini mereka bisa sedikit bernapas lega, meskipun bayang-bayang konflik masih membayangi.

Baca Juga: HEBOH! Narasi Menkeu Purbaya Bakal Tarik Paksa Dana MBG Rp71 Triliun, Hoaks atau Fakta?

Halaman:

Editor: Adi Sutiyawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X