INSIBERNEWS - Indonesia Financial Group (IFG) menegaskan komitmennya dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya di aspek governance, dengan memperkuat budaya transparansi dan akuntabilitas di lingkungan BUMN sektor keuangan.
Komitmen ini diwujudkan lewat dukungan penuh terhadap Pameran Keterbukaan Informasi Publik 2025 yang digelar oleh Komisi Informasi Pusat (KIP) di Birawa Assembly Hall, Hotel Bidakara, Jakarta, Senin (14/10/2025).
Baca Juga: Resmi! Patrick Kluivert dan Staf Dipecat Jadi Pelatih Timnas Indonesia
Kegiatan ini menjadi pembuka dari rangkaian acara bertema “Budaya Transparansi dalam Era Teknologi Informasi untuk Pelayanan yang Partisipatif dan Berkelanjutan” yang berlangsung hingga 16 Oktober mendatang.
Acara tersebut diharapkan menjadi ruang kolaborasi berbagai lembaga negara dan BUMN untuk memperkuat sistem informasi publik yang terbuka, jujur, dan dapat diakses masyarakat luas.
Turut hadir dalam pembukaan acara, Gubernur Lemhannas RI Ace Hasan Syadzily, Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) Ismail, serta jajaran Komisi Informasi Pusat, seperti Ketua Donny Yoesgiantoro, Wakil Ketua Arya Sandhiyudha, dan Komisioner Syawaludin serta Rospita Vici Paulyn.
Baca Juga: Cak Imin Ungkap Dalam Ambruknya Ponpes Al Khoziny Ada Kiyai Yang Bersyukur Anaknya Meninggal
Kehadiran para tokoh tersebut menandai pentingnya sinergi antar lembaga dalam mendorong keterbukaan informasi yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan.
IFG sendiri hadir melalui Sekretaris Perusahaan, Denny S. Adji, yang juga menjabat sebagai atasan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), serta Head of Corporate Communication IFG Holding, I Gede Suhendra, selaku PPID IFG.
Dalam kesempatan itu, keduanya menegaskan bahwa transparansi adalah fondasi utama untuk menciptakan bisnis yang sehat dan berintegritas.
Baca Juga: Jennifer Coppen Berselisih Dengan Ex Pengasuh Kamari, Ia Ungkap Lelah Dengan Ujian Yang Dilalui
“Transparansi adalah wujud nyata dari pelaksanaan good corporate governance. IFG berkomitmen menghadirkan informasi yang akurat, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan agar publik dapat ikut mengawasi dan berpartisipasi,” ujar Denny.
Sebagai holding yang menaungi sepuluh entitas di bidang asuransi, penjaminan, dan investasi, IFG terus memperkuat penerapan prinsip good governance.
Salah satu langkah nyatanya adalah melalui penguatan sistem layanan PPID, pengembangan dashboard transparansi kinerja, serta peningkatan literasi publik mengenai produk dan layanan keuangan agar masyarakat lebih memahami peran BUMN di sektor ini.
Artikel Terkait
Ledakan Kapal Federal II di Batam, 28 Pekerja Terluka Saat Perbaikan di Galangan Kapal
Sungai Curug Geger: Warga Temukan 'Harta Karun' Mematikan, Tim Gegana Turun Tangan!
Perselisihan Keluarga di Aceh Tenggara Berujung Maut, Paman Tewas Dibunuh Keponakan
Pennywise Kembali Menghantui, Serial ‘IT: Welcome to Derry’ Siap Tayang Oktober 2025
Stabilkan Kondisi Sekolah, Gubernur Banten Ungkap Penonaktifan Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga Bukan Hukuman
Ngaku Bisa Ngobrol dengan Dewa, Wanita di Surabaya Tipu Bosnya hingga Rp6,3 Miliar!
IFG Bangun Ekosistem Sosial yang Inklusif Melalui Kindness to Progress
Jennifer Coppen Berselisih Dengan Ex Pengasuh Kamari, Ia Ungkap Lelah Dengan Ujian Yang Dilalui
Cak Imin Ungkap Dalam Ambruknya Ponpes Al Khoziny Ada Kiyai Yang Bersyukur Anaknya Meninggal
Resmi! Patrick Kluivert dan Staf Dipecat Jadi Pelatih Timnas Indonesia