Kondisi udara yang lebih panas juga berpotensi menurunkan kualitas udara di kawasan perkotaan. Polutan dari kendaraan bermotor dan industri bisa lebih mudah bereaksi membentuk ozon troposfer, yang dapat memperburuk gangguan pernapasan.
Karena itu, masyarakat yang memiliki riwayat asma atau alergi disarankan mengurangi aktivitas luar ruangan pada siang hari.
Baca Juga: Heboh! Ledakan Misterius di Tangsel: Kaca Bangunan Farmasi Pecah, Polisi Masih Selidiki TKP
Selain faktor kesehatan, cuaca panas ekstrem seperti ini juga dapat memengaruhi aktivitas harian. Permukaan jalan dan atap bangunan yang menyerap panas bisa membuat suhu lingkungan meningkat lebih cepat, terutama di area padat penduduk.
Beberapa wilayah bahkan bisa merasakan suhu aktual di atas 33 derajat akibat efek “pulau panas perkotaan” atau urban heat island.
Baca Juga: El Rumi dan Syifa Hadju Siap Menikah, Ahmad Dhani Bocorkan Konsep 'Royal Javanese'
Meski suhu tinggi masih akan bertahan hingga beberapa hari ke depan, BMKG memperkirakan kondisi ini akan berangsur menurun saat awan hujan mulai terbentuk lebih rutin pada akhir Oktober.
Sementara itu, masyarakat diimbau tetap waspada dan menjaga kesehatan selama masa transisi ini agar tidak mudah jatuh sakit akibat perubahan cuaca yang ekstrem.***
Artikel Terkait
Spotify Kini Terintegrasi di ChatGPT, Dengar Musik dan Podcast Cukup Lewat Percakapan
realme 15 Pro Game of Thrones Edition Hadir di Indonesia, Ponsel Megah dengan Sentuhan Dunia Westeros
El Rumi dan Syifa Hadju Siap Menikah, Ahmad Dhani Bocorkan Konsep 'Royal Javanese'
Prabowo Tambah Kursi Wamendagri, Akhmad Wiyagus Resmi Lengkapi Trio di Kemendagri
Kalah dari Arab Saudi 2-3 dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia Masih Punya Peluang Lolos
BRI Raih Penghargaan Indeks Tempo-IDN Financials 52 Berkat Fundamental Solid
Heboh! Ledakan Misterius di Tangsel: Kaca Bangunan Farmasi Pecah, Polisi Masih Selidiki TKP
Indonesia Dapat Tambahan 12 Persen Saham Freeport Tanpa Biaya, Hasil Negosiasi Panjang Pemerintah dan AS
Sekjen PBB Sambut Kesepakatan Gencatan Senjata Gaza, Puji Peran Pemimpin Amerika Serikat
Trump Ancam Tunda Gaji Pegawai Federal AS jika Shutdown Tak Dihentikan