Tak berhenti di situ, aliansi juga menggugat kebijakan verifikasi mitra yang dilakukan di hotel secara tertutup. Menurut mereka, langkah tersebut tidak efisien dan justru membuat aktivitas kantor BGN terlihat sepi.
“Verifikasi di hotel dari satu tempat ke tempat lain itu aneh. Bukannya makin transparan, malah jadi terkesan tertutup,” ujarnya dengan nada heran.
Dalam pernyataannya, Yazdi juga mengungkap dugaan praktik jual beli titik dapur yang melibatkan setoran uang dari calon mitra. Ia menyebut angka setoran bervariasi, mulai dari Rp5 juta hingga Rp25 juta.
“Bukan dugaan, itu fakta di lapangan. Kalau saya bohong, silakan laporkan saya. Saya siap bertanggung jawab,” kata Yazdi tegas.
Baca Juga: Louis Tomlinson Curhat Soal Reuni One Direction: 'Sulit Tanpa Liam Payne'
Aliansi menyebut sudah melayangkan laporan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), dan Kejaksaan untuk dilakukan audit menyeluruh terhadap pengelolaan program MBG.
Hingga kini, pihak BGN belum memberikan tanggapan resmi atas tudingan dan tuntutan yang dilayangkan oleh Aliansi Pemantau Program tersebut. ***
Artikel Terkait
Geger! Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Cipamokolan, Polisi Masih Selidiki Identitas dan Penyebab Kematian
Banggakan Indonesia, Rizki Juniansyah Berhasil Pecahkan Rekor Dunia di Kejuaraan Angkat Besi 2025
Kasus Korupsi PLTU Kalbar: Eks Dirut dan Tiga Tersangka Belum Ditahan, Kerugian Capai Rp1,3 Triliun
Jelang Skuad Garuda vs Arab Saudi di Round 4 Piala Dunia 2026, Patrick Kluivert: Timnas Indonesia Harus Tampil Sempurna
Proses Evakuasi Ponpes Al Khoziny Resmi Ditutup, Basarnas: 104 Orang Selamat, 67 Meninggal Dunia Termasuk Body Part
Louis Tomlinson Curhat Soal Reuni One Direction: 'Sulit Tanpa Liam Payne'
Jisoo BLACKPINK Siap Kolaborasi dengan Zayn Malik, Netizen Heboh!
KPK Sebut Banyak Biro Travel Ilegal yang Terima Jatah Kuota Haji Tambahan termasuk Milik Khalid Basalamah
Respon Adik Syahrini Setelah Digerubuk Netizen Pakai Foto Siomay Milik Chef Devina Tanpa Izin
Sambil Nangis, Ayah Alfatih Santri Yang Selamat Dari Runtuhnya Pesantren Al Khoziny, Cerita Anaknya Sempat Minta Kembali ke Podok Hari Rabu