Harapan Damai di Gaza Masih Gantung, Israel Enggan Hentikan Serangan

Photo Author
- Selasa, 7 Oktober 2025 | 09:55 WIB
Kondisi Gaza Yang Hancur Lebur Akibat Serangan Israel (Foto : REUTERS/FADI WHADI)
Kondisi Gaza Yang Hancur Lebur Akibat Serangan Israel (Foto : REUTERS/FADI WHADI)

INSIBERNEWS - Perundingan damai untuk menghentikan konflik di Gaza kembali digelar di Kairo, Mesir, pada Senin, 6 Oktober 2025. Pertemuan ini mempertemukan sejumlah perwakilan penting, termasuk mediator dari Amerika Serikat (AS), Qatar, dan Mesir, yang berupaya mencari titik temu antara Israel dan Hamas setelah berbulan-bulan perang yang menelan ribuan korban jiwa.

Meski diharapkan menjadi momentum penting menuju gencatan senjata, perundingan kali ini masih diwarnai ketegangan dan saling curiga antar pihak.

Sumber diplomatik di Kairo menyebut bahwa pembicaraan berjalan alot, terutama karena Israel belum menunjukkan kesediaan penuh untuk menghentikan serangan militernya.

Baca Juga: Riza Chalid Jadi Warga 'Stateless', Kejagung Ungkap Langkah Hukum Lanjutan Kasus Korupsi Minyak

Mantan Presiden AS Donald Trump, yang kini terlibat aktif sebagai mediator informal dalam negosiasi tersebut, menyampaikan keyakinannya bahwa pembahasan berlangsung produktif.

Ia menilai ada peluang besar untuk mencapai kesepakatan damai dalam waktu dekat jika kedua pihak mampu menahan diri dan mengedepankan kemanusiaan.

“Diskusi berjalan positif dan cepat. Kami melihat sinyal baik dari sebagian pihak,” ujar Trump seperti dikutip Middle East Monitor, Minggu, 5 Oktober 2025.

Baca Juga: Marc Marquez Kembali Apes di Mandalika, Terjatuh Usai Disenggol Bezzecchi dan Diduga Alami Cedera Bahu

Namun, optimismenya itu tidak sepenuhnya sejalan dengan sikap Tel Aviv. Kepala Staf Militer Israel, Eyal Zamir, menegaskan bahwa negaranya belum siap untuk sepenuhnya mematuhi gencatan senjata sebelum Hamas menunjukkan komitmen nyata untuk menghentikan serangan roket dan membebaskan sandera.

“Jika upaya politik gagal, kami akan kembali berperang,” kata Zamir tegas dalam konferensi pers singkat di Yerusalem.

Baca Juga: Adik Syahrini Ambil Foto Siomay Milik Chef Devina Untuk Jualan, Chef Devina Sebut Produk Aisyahrani Tidak Berafiliasi Dengannya dan Tidak Ada Izin

Sementara itu, pihak Hamas menyatakan siap berdialog, tetapi menuntut agar Israel lebih dulu menghentikan agresi militernya dan membuka akses bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza yang kini porak-poranda.

Ribuan warga sipil masih terjebak di wilayah konflik tanpa pasokan air bersih, makanan, dan obat-obatan yang memadai.

Pemerintah Mesir sendiri bertindak sebagai fasilitator utama dalam proses perdamaian ini. Delegasi Mesir berfokus untuk menengahi kesepakatan gencatan senjata sementara yang dapat membuka jalan bagi negosiasi lanjutan mengenai status politik Gaza ke depan.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X