GEGER! Seorang Pria Tewas Usai Dibacok Adik Ipar Tiga Kali Berturut-turut di Pringsewu

Photo Author
- Kamis, 2 Oktober 2025 | 13:13 WIB
Ilustrasi Pembacokan (Foto : istimewa)
Ilustrasi Pembacokan (Foto : istimewa)

INSIBERNEWS - Warga Pekon Bulukarto, Kecamatan Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Lampung, dikejutkan peristiwa mengenaskan pada Rabu malam, 1 Oktober 2025.

Seorang pria bernama Alfian (35) meregang nyawa usai dibacok adik iparnya sendiri, Adji Darma Saputra (28), dengan senjata tajam. Insiden berdarah ini membuat suasana kampung mendadak mencekam dan meninggalkan duka mendalam bagi keluarga.

Baca Juga: Melalui 1 Juta AgenBRILink, BRI Perkuat Inklusi Keuangan dan Catat Transaksi Rp1,145,22 Triliun

Peristiwa terjadi sekitar pukul 23.30 WIB, saat sebagian besar warga sudah beristirahat. Menurut keterangan sejumlah saksi, awal mula keributan diduga dipicu oleh teriakan korban dari arah belakang rumah.

Teriakan tersebut dianggap bernada sindiran, hingga membuat pelaku tersinggung dan kehilangan kendali atas emosinya.

Tak kuasa menahan amarah, Adji lalu bergegas mengambil sebilah parang yang disimpannya di atas lemari. Tanpa berbicara panjang, ia langsung mendatangi Alfian dan melayangkan bacokan ke arah kepala kakak iparnya itu.

Baca Juga: Korban Tewas Ditemukan dalam Posisi Bersujud, Berikut 4 Fakta Terkini Insiden Bangunan Ambruk di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo

Sabetan parang dilaporkan mengenai kepala korban hingga tiga kali berturut-turut. Meski sempat menangkis dengan tangan, Alfian tidak mampu menahan serangan.

Ia mencoba menyelamatkan diri dengan berlari sekitar sepuluh meter, namun pelaku terus mengejarnya sambil menenteng parang yang masih berlumur darah.

Situasi semakin mencekam ketika duel antara keduanya berlangsung di depan mata warga. Teriakan minta tolong terdengar bersahut-sahutan, hingga akhirnya orang tua korban turun tangan untuk melerai.

Warga sekitar yang panik langsung berusaha membawa Alfian ke rumah sakit terdekat. Namun sayang, luka parah di bagian kepala membuat nyawanya tidak tertolong.

Baca Juga: Guru Dapat Insentif Harian untuk Awasi Distribusi Program Makan Bergizi Gratis

Kapolsek Gadingrejo, AKP Herman, membenarkan kejadian tragis ini.

"Benar, telah terjadi peristiwa penganiayaan menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan korban meninggal dunia. Pelaku sudah kami amankan dan kini masih menjalani pemeriksaan intensif," ujarnya pada Kamis, 2 Oktober 2025.

Halaman:

Editor: Varin Vaprilia Caroline

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X